Akan Lebih Heboh pada Hari Minggu Nanti

GUNUNGKIDUL – Kehebohan terlihat di Pendapa Kantor Kecamatan Wonosari, Rabu (22/11). Betapa tidak, ibu-ibu PKK Desa se-Kecamatan Wonosari tengah mengikuti lomba memasak Ibu Hebat Maxim yang diselenggarakan Jawa Pos Radar Jogja bekerja sama dengan Maxim dan Tim Penggerak PKK Kecamatan Wonosari Gunungkidul.

Tema masakan yang dilombakan yakni Masak Ikan PMT (Pemberian Makanan Tambahan) Balita. Ketua Pembina TP PKK Kecamatan Wonosari Siswanto mengatakan, lomba ini untuk menyongsong Hari Ibu ke-89yang jatuh pada Desember mendatang.

“Ibu-Ibu semua harus berterima kasih kepada Radar Jogja dan Maxim, karena berkat keduanya, lomba ini bisa berjalan,” seru Siswanto.

Sebanyak 14 desa yang berada di bawah pemerintahan Kecamatan Wonosari, semua ikut lomba. Masing-masing desa mengirimkan empat pengurus PKK sebagai peserta dan puluhan anggota PKK lainnya sebagai suporter. Mereka berasal dari Desa Wunung, Mulo, Duwet, Wareng, Siraman, Karangrejek, Pulutan, Kepek, Baleharjo, Wonosari, Piyaman, Selang, Karang Tengah, dan Desa Gari.

Supervisor Marketing Promosi PT Maspion Divisi Maxim Ronald Constanto mengatakan, lomba memasak ini menghadirkan juri dari unsur PPK, Asosiasi Perusahaan Jasaboga Indonesia, dan Maxim. “Lomba ini gratis, namun kami batasi pesertanya,” kata Ronald.

Untuk mengikuti lomba, para peserta hanya berkewajiban membawa bahan yang akan diolah, sedangkan semua peralatan disiapkan oleh panitia, dalam hal ini pihak Maxim dan Jawa Pos Radar Jogja. “Alhamdulillah, seru dan sangat meriah,” tandasnya.

Dalam lomba masak ini, peserta bebas berkreasi. Sesuai temanya, masak ikan sebagai makanan tambahan balita, peserta mengolah ikan menjadi berbagai penganan atau camilan bagi anak-anak. Ada pizza lele, bubur bola-bola ikan patin, tenggiri jagung, rogout gurameh cheese potato, dan lain-lain.

Lomba semakin seru, tatkala masing-masing suporter peserta memberikan semangat dengan yel-yel dan tepuk tangan. Lebih “gaduh” lagi saat pengumuman bagi pemenang. Setiap para juaranya disebutkan juri, peserta lomba dan para suporternya ada yang bersorak kegirangan.

Terpilih sebagai Juara I PKK Desa Siraman dengan menu Bubur Ikan Bola-Bola Ungu; Juara II: PKK Desa Wonosari dengan menu Rogout Gurameh Cheese Potato; Juara III PKK Desa Wunung dengan menu Nutele Daun Ketela. Sedangkan Juara Harapan I PKK Desa Karang Tengah dengan menu Pizza Lele; Juara Harapan II Desa Karangrejek dengan menu Tengiri Jagung Saus Ubi Ungu, dan Juara Harapan III PKK Desa Baleharjo dengan menu Egg Roll Ubi Ungu.

Ketua Panitia Lomba Angga Widiyastama mengatakan, setelah pemanasan di Wonosari, panitia akan menggelar lomba masak yang jauh lebih besar dan heboh di Alun-Alun Kidul (Alkid) Jogja pada Minggu (26/11) nanti.

“Di Alun-Alun Kidul (Alkid) lomba dibagi dua kategori. Yakni menu variasi lele dan mie goreng Jawa,” jelasnya.

Pendaftaran peserta lomba pada Minggu nanti masih terus dibuka. Angga menjelaskan, untuk lomba variasi lele satu tim peserta terdiri empat orang, sedangkan untuk mie goreng peserta harus berpasangan dua orang.

“Selain itu, ada kegiatan lainnya seperti senam aerobik, kids cooking class, pancake corner, dan bazar Maxim,” jelasnya. (gun/jko/ila/ong)