SALATIGA – Bima Perkasa Jogja belum juga meraih kemenangan melawan tim Indonesia Basketball League (IBL). Terakhir, menantang Satya Wacana Salatiga dalam pertandingan uji coba, Jumat (24/11/2017), mereka kalah 63-58. Meski kalah, manajemen dan pelatih mengaku tim menunjukkan progres positif. Yakni mulai padunya pemain lokal dengan dua pemain asing.

Dalam uji coba kemarin, optimisme sempat muncul ketika tim unggul 15-12 di akhir kuarter pertama. Pun dengan kuarter dua yang masih memimpin 26-22. Pertandingan mulai sengit di kuarter tiga yang ditutup 39-38 dan Bima harus mengakui keunggulan Satya Wacana di akhir pertandingan.”Kami kalah lima poin tapi tim sudah menunjukkan banyak perubahan. Mereka mulai ngotot dan kerjasamanya juga sudah mulai terlihat. Selanjutnya minggu depan kami sparing lawan mereka lagi,” kata pelatih Bima Perkasa, Raoul Miguel kepada wartawan setelah pertandingan.

Eboss, sapaannya memberi banyak kesempatan pada dua pemain asing Anthony McDonald dan Emilio Parks. Mereka bermain di atas 30 menit. Sedangkan Yanuar jadi pemain lokal yang mendapat minute play terbanyak, 36 menit. Emilio mencetak angka terbanyak dengan 15 poin, 7 rebounds, 3 assists, dan 1 blok. Sedangkan Anthony mencetak 11 poin dan 4 assists. Namun poin guard ini melakukan banyak turnovers di quarter kedua yang membuat tuan rumah leluasa mencetak banyak poin.”Latihan kami genjot setiap hari diselingi latihan fisik. Semoga saja program ini makin memantapkan tim sebelum IBL bergulir,” beber manajer Bima Perkasa Christine Novita.

Di sisi lain, kabar positif berhembus setelah Bank Pembangunan Daerah (BPD) DIY akan menjadi sponsor BPK di IBL musim ini. Logo BPD nantinya akan terpasang di jersey yang digunakan para pemain saat mengarungi liga mulai Desember 2017 nanti. “Semoga saja bisa menambah motivasi para pemain mengharumkan nama DIJ di liga nanti,” sambungnya. (riz/din)