GUNUNGKIDUL – Wahana flying fox di lokasi wisata Grand Vilage, Mertelu, Gedangsari, Gunungkidul memakan korban. Seorang wisatawan ketika meluncur dari ketinggian menabrak paralon yang diangkut mobil pikap yang tengah melintas di bawahnya.

Informasi yang dihimpun Radar Jogja, peristiwa tersebut berlangsung Sabtu (25/11/2017). Korbannya salah satu pengunjung rombongan pelancong dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Korban diketahui seorang perempuan berhijab. Dampak yang ditimbulkan dari insiden tersebut mengakibatkan korban terluka pada bagian kaki sebelah kanan hingga berdarah.

Sedangkan mobil pikap mengalami kerusakan parah pada bagian depan. Kaca pecah serta ada kerusakan lain pada badan kendaraan sebelah kanan. Foto-fotonya insiden itu sempat tersebar berantai ke media sosial meskipun tidak lama berselang langsung dihapus oleh pengunggahnya.

Belum diketahui secara pasti kronologi kejadian sehingga kecelakaan ini. Salah seorang pengelola wahana flying fox di lokasi wisata Grand Vilage Arif ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian kecelakaan tersebut. Hanya, ketika dikonfirmasi lebih jauh dia memilih irit bicara.

“Iya mas, sampun (sudah) selesai secara kekeluargaan,” kata Arif melalui pesan singkat SMS.

Sementara itu, Camat Gedangsari Imam Santoso mengaku sudah menerima laporan dari pemerintah desa perihal insiden flying fox di wisata Grand Vilage.

“Memang ada insiden, piyayi (orang) Banjarmasin terkena paralon yang kebetulan dibawa mobil lewat di bawahnya, kena celana dan baju serta menggores kulitnya sedikit,” kata Imam Santoso.

Pihaknya memastikan, pascakejadian semua sudah diselesaikan dengan baik-baik. Dari keterangan pemerintah desa, korban sudah bisa pulang.

“Sudah pulang, mungkin di penginapannya, besok rencana sebelum pulang juga mau ditemui lagi sama teman dari Gedangsari,” ujarnya. (gun/ila)