KULONPROGO- Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kulonprogo Bambang Haryatno menyiagakan 21 puskesmas yang tersebar di 12 kecamatan se-Kulonprogo guna menghadapi potensi bencana longsor dan banjir susulan. “Kami sudah mengintruksikan puskesmas siap siaga menghadapi potensi bencana, khususnya puskesmas yang siaga 24 jam,” tegasnya, Rabu (29/11/2017).

Ditambahkan, Dinkes juga telah menyiapkan stok obat, makanan siap saji dan tenaga medis untuk mekanisme penangan pasien. “Stok obat di puskesmas sudah ditambah, kondisinya Insya Allah aman. Kami juga menyediakan kebutuhan makanan siap saji, khususnya di puskesmas di wilayah potensi bencana,” lanjutnya.

Menurut Bambang, sejauh inibelum ada pasien korban bencana longsor dan banjir yang harus menjalani rawat inap. Kendati demikian, Bambang telah menginstruksikan jajarannya untuk mengantisipasi munculnya penyakit seperti diare, batuk, hingga leptospirosis. “Kami siapkan semua, supaya kalau ada kejadian langsung dapat ditangani,” ujarnya.(tom/yog)