JOGJA – Pemkot Jogja sudah mulai melakukan penanganan awal sejumlah titik talud di bantaran sungai yang longsor akibat hujan deras di Kota Jogja pada Selasa (28/11) dilakukan dengan menggunakan karung berisi pasir dan terpal.

“Supaya kerusakan tidak makin meluas dengan menutup bekas longsoran menggunakan terpal dan dinding dikuatkan dengan karung berisi pasir,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Jogja Agus Tri Haryono selasa (29/11). Untuk perbaikan fisik secara permanen baru bisa dilakukan pada awal 2018 karena pekerjaan akan cukup sulit bila harus diselesaikan hingga akhir tahun.

Hasil pendataan, Dinas PUPKP Kota Jogja tercatat setidaknya ada tujuh lokasi talud longsor yaitu di Jlagran, Gamping, Tegalpanggung, Prenggan, Pandeyan dan dua titik di Tegalrejo.

Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPKP Kota Jogja Aki Lukman mengatakan, selain tujuh titik yang sudah terdata dimungkinkan masih ada tambahan titik longsor lain. “Baru saja ada informasi mengenai talud yang longsor di Gemblakan dan Tompeyan.Kami akan kirim petugas untuk memastikan bagaimana kondisi di lapangan,” kata Aki. (pra)