JOGJA – Setelah mengalahkan Pasundan 3-0 di partai pertama, Yuso Sleman kembali menang atas Sparta Sidoarjo 3-1. Dalam pertandingan kejurnas U-17 di GOR Amongrogo kemarin (29/11), skor pertandingan 25-17, 25-19, 22-25 dan 25-17.

Hasil tersebut menjadi modal berharga untuk lolos ke delapan besar.Pelatih Yuso M Adip Riyono mengatakan,pertandingan cukup menentukan. Mereka sempat terkendala beberapa pemain yang belum siap, karena terlambat datang. Lalu ada satu yang cedera. “Tapi kami bisa mengatasi,” ujarnya.

Cederanya pemain kunci Maulana yang menempati quicker memaksanya harus mengubah komposisi dan penyesuaian. Kemungkinan akan ada rotasi di pertandingan terakhir. Melawan Benteng Muda di partai terakhir pool, dia berharap pemainya tetap bermain disiplin.”Kami belum lihat mainnya dan belum ada gambaran. Yang penting semua pemain siap tanding. Jika kami menang dan jadi juara grup, lawan selanjutnya akan lebih mudah,” tuturnya.

Di sisi lain, salah satu peserta kejuaraan yakni IVOC Pacitan memutuskan mengundurkan diri karena daerah asal mereka mengalami bencana banjir. Ketua Dewan Hakim Kejurnas Gugi Gustiawan menerima alasan tersebut. “Kalau dipaksakan pemain tidak akan fokus,” ujarnya.

Salah satu anggota dewan hakim M. Irsyad mengatakan, pemberitahuan mundurnya IVOC dilakukan Rabu pagi (29/11). Selanjutnya pertandingan yang telah dilakoni tim tersebut dianggap tidak pernah terjadi. “Statusnya bukan WO karena terlambat tapi force majeur dan pertandingan dianggap tidak ada,” jelasnya. (riz/din)