RADARJOGJA.CO.ID – Manajemen PT Chandra Asri Petrochemical (CAP) Tbk optimistis sepanjang 2017 membukukan kinerja positif. Hal ini didukung oleh hasil dari tingkat utilisasi pabrik yang tinggi, operasi yang aman, dan optimalisasi portofolio produk.

Bahkan, perusahaan berkode TPIA di lantai bursa ini melaporkan keuangan konsolidasi untuk sembilan bulan pertama 2017 dengan hasil yang mendemonstrasikan kontinuitas kinerja operasional dan keuangan yang solid. Perusahaan ini membukukan laba bersih setelah pajak sebesar US $ 250,6 juta atau ada kenaikan sebesar 15,8 persen (yoy).

Direktur PT CAP Suryandi mengatakan, semua itu dikarenakan tingginya volume dan marjin produk yang sehat. Selain itu, diimbangi dengan meningkatnya harga bahan baku yang mencerminkan peningkatan harga minyak mentah.

“Kelanjutan pencapaian kinerja yang baik ini mencerminkan marjin produk yang lebih baik didukung dengan volume penjualan yang lebih tinggi. Industri petrokimia secara inheren bersifat siklis. Meski begitu, perseroan berkomitmen untuk terus tumbuh dan berkembang,” kata Suryandi, Kamis (7/12).

Ia menambahkan, asset perseroaan juga meningkat sebesar 28,5 persen menjadi US $ 2.614,7 juta. Terutama dari kas yang lebih besar dari hasil rights issue sejumlah US $ 371,4 juta.

“Perseroan juga mengurangi posisi utang berbunga menjadi US $ 356,4 juta dari US $ 415,9 juta dengan pembayaran pinjaman yang dijadwalkan. Ini dikombinasikan dengan posisi kas sebesar US $ 633,5 juta menghasilkan posisi kas bersih pada 30 September 2017,” katanya.

Seperti diketahui, PT CAP merupakan perusahaan petrokimia Indonesia terbesar yang terintegrasi yang memproduksi olefins dan polyolefins. PT CAP menggabungkan teknologi terkini dan fasilitas penunjang di Cilegon dan Serang, Banten. CAP merupakan satu-satunya produsen yang mengoperasikan naphtha cracker, dan juga produsen domestik tunggal ethylene, styrene monomer dan butadiene.

Selain itu, PT CAP merupakan produsen polypropylene terbesar di Indonesia. Pabrik ini menghasilkan bahan baku plastik dan kimia yang digunakan untuk produk kemasan, pipa, otomotif, elektronik, dan lainnya.(hes)