BANTUL – Salah satu tim Liga 1 yaitu PS TNI dikabarkan akan berganti nama lalu berpindah homebase ke Bantul. Hal itu diungkapkan Ketum PSSI Edy Rahmayadi yang juga mantan Presiden Direktur PS TNI. “PS TNI akan berganti nama musim depan dan mereka juga akan pindah ke Bantul,” katanya.

Jika merujuk pada Bantul di Jogjakarta, hanya ada Stadion Sultan Agung yang kemungkinan akan dijadikan markas The Army- julukan PS TNI. Namun kemungkinan musim depan SSA selain sebagai markas Persiba Bantul juga masih digunakan sementara oleh PSIM Jogja mengingat Stadion Mandala Krida masih dalam renovasi.

Selain itu, jika benar PS TNI akan pindah ke Bantul, tim tersebut juga diminta kulo nuwun atau permisi terlebih dahulu dengan stakeholder sepak bola di Bumi Projotamansari tersebut.”Sampai saat ini belum ada info resmi terkait kepindahan tersebut. Mestinya ya kulo nuwun dahulu,” tutur Kabid Pemuda dan Olahraga Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bantul Sapto Priyono, Kamis (7/12/2017).

Menurut pria yang juga Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandingan Persiba menjelaskan, kulo nuwun-nya PS TNI tak hanya dilakukan pada stakeholder sepak bola di Bantul saja tapi terpenting juga pada Suharsono selaku bupati Bantul. “Jika pemiliknya oke dalam hal ini Pemda Bantul tak masalah, kami ya siap saja. Makanya terpenting kulo nuwun dahulu dengan bupati,” jelas dia.

Pihaknya mengatakan, padatnya penggunaan SSA tidak terhindarkan jika Manahati Lestusen dkk benar-benar bermarkas di SSA. Namun di sisi lain juga menjadi nilai positif bagi masyarakat dan pemasukan Pemkab Bantul. “Pemasukan sewa stadion, asongan, pajak, dan parkir tentu akan meningkat. Tapi kami tunggu kepastiannya saja,” ungkap dia.

Manajer Persiba Endro Sulastomo saat dikonfirmasi terkait kepindahan PS TNI ke Bantul sekaligus berganti nama mengaku belum dihubungi pihak manajemen terkait. “Belum ada komunikasi apa-apa Mas,” ujarnya singkat. (riz/din)