JOGJA – Ketua Pengurus Daerah (PD) Tunas Indonesia Raya (TIDAR) DIJ yang baru, Dara Ayu Suharto akan mengajak anak muda, khususnya para perempuan yang masih berusia muda untuk bergabung. Mereka akan dikenalkan tidak hanya dengan kegiatan politik, tapi juga kewirausahaan.

“Sasaran utamnya adalah perempuan, karena dalam rumah tangga perempuan yang lebih dominan, saat pacaran cowok juga manut dengan ceweknya kan,” ujar Dara dalam Musyawarah Daerah PD TIDAR DIJ di Rich Hotel Jogja sabtu (9/12). Dara menggantikan suaminya, Anton Prabu Semendawai yang harus meletakan jabatanya karena faktor usia. Dalam AD/ART TIDAR dibatasi usia maksimal 35 tahun.

Dara menambahkan dalam kepengurusannya nanti, TIDAR yang merupakan syapPartai Gerindra, siap menjalankan beberapa agenda partai seperti Revolusi Putih. Gerakan meningkatkan konsumsi susu tersebut akan diperluas dengan mengajak para anak muda. Selain itu anggota termuda di DPRD Kabupaten Sleman itu juga menyebut kewirausahaan, yang sudah dirintis kepengurusan PD TIDAR DIJ sebelumnya. “Intinya melalui TIDAR ini akan mengajak generasi muda supaya tidak apatis dengan politik,” ujarnya.

Anton menambahkan kepengurusannya sebelumnya sudah banyak kegiatan yang melibatkan anak muda yang tegabung dalam TIDAR. Anggota DPRD DIJ itu menyebut selain gerakan Revolusi Putih dan kewirausahaan, juga tanggap bencana hingga bedah sekolah rusak. “Kemarin waktu ada bencana dampak siklon tropis Cempaka, TIDAR juga yang pertam turun di Jlagran,” ujarnya.

Mantan anggota DPRD Kota Jogja itu mengakui dalam AD/ART TIDAR pengurus dibatasi maksimal 35 tahun, setelah itu perlu regenerasi. Anton pun mengaku sudah menyiapkan regenerasi TIDAR yang nantinya juga bisa berkiprah di Partai Gerindra. “Karena masa depan Partai Gerindra ada di TIDAR ini,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Umum Pengurus Pusat TIDAR Aryo P.S Djojohadikusumo juga mengamini perlunya regenerasi di TIDAR. Menurut dia anak muda yang menjadi pengurus TIDAR, sesuai dengan harapan Patai Gerindra yang akan merangkul para pemilih pemula. Keponakan Prabowo Subianto itu menilai yang mnegetahui keinginan para pemilih pemula yang merupakan anak muda adalah anak muda. “Pengurus yang lebih muda lebih tahu keiginan dan harapan para anak muda yang merupakan pemilih pemula,” jelasnya. (pra/ong)