Dalam Kejuaraan Tinju Sabuk Emas Bupati Kulonprogo

KULONPROGO-Pertandingan tinju Sabuk Emas Bupati Kulonprogo berlangsung seru, Sabtu malam (9/12/2017). Pertandingan di GOR UNY Kampus Wates mempertemukan Heri Andriyanto (Sasana Herry Academy Kulonprogo) dengan Beny Tamaela (Sasana Brigif 6 Kostrad Solo) pada kelas welter 66,7 kilogram.

Heri Andriyanto adalah pemegang juara nasional kelas ringan versi Asosiasi Tinju Indonesia (ATI). Dia juga pemegang tiga sabuk juara nasional lainnya yakni versi Komisi Tinju Indonesia (KTI), Federasi Tinju Indonesia (FTI), dan Komisi Tinju Profesional Indonesia (KTPI) di kelas ringan 61,2 kilogram. Sementara Beny Tamaela menduduki peringkat delapan nasional.

Disaksikan ratusan penonton, Heri bermain aman di ronde pertama. Melakukan penjajakan dengan meluncurkan jab-jab. Baru pada ronde kedua, diwarnai “jual beli” pukulan di antara kedua petinju. Heri pun sempat merasakan straight keras dari Beny.

Ronde ketiga, bombardir straight yang dilakukan Heri membuat rivalnya makin bersemangat. Hingga keduanya akhirnya mulai bermain terbuka dan terlibat dalam pertarungan jarak dekat. Pada ronde keempat dan kelima, pertandingan semakin memanas.

Pada pertengahan ronde keenam, darah mengucur dari hidung Beny. Official Beny memilih melemparkan handuk dan Heri dinyatakan menang Technical Knock Out (TKO).

“Saya sudah mencoba tampil maksimal. Saya juga sudah memelajari karakter lawan, teknik, serta kelemahan dan kekurangannya. Sehingga saya sudah menyiapkan strategi bagaimana caranya bisa merobohkan lawan,” ucap Heri usai pertandingan.

Menurutnya, persiapan sudah dilakukan maksimal untuk menghadapi Beny. Heri terus berlatih selama kurang lebih dua bulan dengan satu tujuan mengharumkan nama Kulonprogo. “Lawan saya tidak mudah, saya bersyukur bisa meemenangkan pertandingan kali ini,” ujarnya.

Sementara itu, pada pertandingan partai tambahan kelas ringan junior 58,9 kilogram, juga berlangsung tak kalah seru. Mempertemukan Alfi Maufani (Sasana BMI Jogja) menghadapi Yulius Mauk (Sasana Cosite Solo) dengan hasil imbang. Pada kelas bulu 57,1 kilogram, Mujiono (Sasana Trimurti Bantul) menang angka (MA) atas Kino (Sasana Banteng Bagelen Purworejo).

Selebihnya di kelas yang sama (57,1 kilogram), Andri Boy Warken (Sasana Satria Menoreh Kulonprogo) menang TKO atas Firman Kanda (Sasama Manufoe Karanganyar).

Adapun partai tambahan internasional kelas bulu 57,1 kilogram, Erick Destroyer menang angka atas Muh Shehram (Sasana Vladimir Kuala Lumpur). Di kelas welter 66,7 kilogram, Thena Thayalan (Sasana Vladimir Kuala Lumpur) menang angka atas Eddy Camaro (Sasana Naga Sakti Cilacap). (tom/iwa)