JOGJA – Pembelian bahan bakar minyak (BBM) di DIJ diarahkan menggunakan layanan Electronic Data Captured (EDC). Hal itu sekaligus mendukung program transaksi non tunai yang sedang digalakkan oleh pemerintah.

Marketing Branch Manager Pertamina DIJ-Surakarta Dody Prasetya mengatakan kerjasama tersebut untuk mendorong pemilik SPBU menyediakan EDC serta mengajak masyarakat untuk melakukan transaksi pembelian BBM secara non tunai. “Posisi saat ini untuk transaksi non tunai untuk pembelian BBM secara nasional masih dibawah tiga persen,” ujar Dody disela join promo Pertamina dengan BRI kemarin (12/12)

Untuk itu PT Pertamina melakukan join promo dengan BRI tiap pembelian BBM di sekitar 350 SPBU di wilayah DIJ, Solo Raya, Kedu, hingga Banyumas. Promo tersebut untuk periode 12 Desember 2017 hingga 31 Mei 2018, untuk tiap transaksi minimal Rp20 ribu untuk motor dan Rp200 ribu untuk mobil.

Dody menambahkan periode program tersebut sengaja dilakukan hingga pertengahan tahun depan untuk memfasilitasi semua SPBU supaya menyediakan EDC. Diakuinya untuk SPBU yang berada di daerah pinggiran kota masih ada yang belum memiliki EDC. “Di DIJ baru sekitar 50 persen SPBU yang memiliki mesin EDC,” ujarnya.
Sementara itu Pimpinan Wilayah BRI Area Jogjakarta Andik Eko Putro menambah untuk program cashless BBM tersebut tidak dibatasi hanya pengguna kartu debet dan kredit BRI saja. Semua masyarakat yang memiliki kartu bisa mengikuti promo selama digesek di EDC milik BRI.(pra/ong)