APLIKASI: Bupati Sleman Sri Purnomo dan Kepala BPD DIY Bambang Setiawan di Kaliurang, Pakem, Sleman (19/12). (DWI AGUS/Radar Jogja)

SLEMAN – Pemerintah Kabupaten Sleman terus berupaya membangun sistem yang terintegrasi. Kali ini menyasar pada penggarapan sektor pariwisata. Dimana segala informasi mengenai potensi dan objek wisata di Sleman terangkum dalam satu aplikasi.

Setidaknya upaya ini sudah diawali dalam Tourism Information System. Sebagai permulaan, sistem ini terpasang di objek wisata Tlogo Putri Kaliurang Hargobinangun Pakem. Berupa informasi digital yang menyajikan beragam potensi dan objek wisata.

Jadi nanti tinggal klik untuk melihat potensi yang ada. Misal Breksi, disana ada apa saja dan jaraknya berapa. Jadi kalau wisatawan kebetulan ada di Kaliurang, bisa menentukan tujuan selanjutnya, ujar Bupati Sleman Sri Purnomo (19/12).

Meski baru diawali, setidaknya sistem ini mampu mendukung potensi yang telah ada. SP, sapaannya, menilai promosi wisata harus terus berkembang. Berkembangan teknologi gadget harus turut merasuk dalam kebijakan Pemkab Sleman.

Berdirinya sistem ini sendiri atas dukungan Bank BPD DIY. Di mana sebelumnya lokasi tersebut merupakan pusat informasi wisata. Hadirnya sistem panel digital mampu menghadirkan data secara sederhana namun komplet.

Kepala Dinas Pariwisata Sleman Sudarningsih berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal. Jajarannya sendiri berusaha mempromosikan melalui berbagai cara. Dipilihnya Tlogo Putri karena kawasan ini ramai dikunjungi wisatawan.

Tahun ini kawasan wisata Kaliurang menduduki peringkat pertama. Ini pula yang menjadikan alasan peletakan fasilitas informasi di Kaliurang.

Kepala Bank BPD DIY Bambang Setiawan mengungkapkan sistem tersebut merupakan komitmen. Di mana dukungan kepada dunia wisata di Sleman menjadi salah satu prioritas. Manfaat jangka panjang, upaya promosi destinasi wisata berjalan secara konsisten.

Dirinya juga berharap tingkat kunjungan wisata berdampak pada taraf ekonomi masyarakat. Terutama warga yang berada di sekitar lokasi wisata. Baik membuka usaha bidang kuliner hingga membuka penginapan.

Untuk saat ini memang baru di Sleman saja. Informasi yang disajikan juga khusus potensi wisata di Sleman agar lebih terintegrasi. Tidak menutup kemungkinan daerah lain juga ada sistem informasi seperti ini, jelasnya. (dwi)