BANTUL – Semangat gotong-royong yang ditunjukkan Keluarga Besar Alumni (KBA) SMAN 3 Padmanaba Kota Jogja patut diapresiasi. Kolaborasi antara KBA Padmanaba bersama komunitas motor gede (moge) Meddocs & Friends, dan alumni SMP se-Sanden kemarin (24/12) berhasil menyuguhkan bakti sosial berupa khitanan massal yang tak biasa.

Sebab, kolaborasi ini tidak hanya menghadirkan nuansa tradisional. Melainkan juga diwarnai dengan unsur modern.

Ya, peserta khitanan massal tidak hanya diarak bregodo pelajar Padmanaba, lengkap dengan pakaian Jawa dan gerobak sapi. Melainkan juga moge dan jeep.

Praktis, arak-arakan dari Balai Desa Murtigading menuju Balai Desa Gadingrejo ini tidak hanya menjadi daya tarik masyarakat. Melainkan juga membuat 55 anak yang bakal dikhitan lebih rileks.

Ketua Umum KBA SMAN 3 Padmanaba Dr Hendri Saparini mengaku sengaja mendesain bakti sosial ini dengan keterlibatan berbagai pihak. Itu sebagai salah satu bentuk kampanye bahwa berbagai hal bila digarap bareng-bareng bakal melahirkan output maksimal. Ini sekaligus menunjukkan bahwa gotong-royong yang notabene tradisi Indonesia memiliki impact besar.

“Karena kami memiliki tagline bahwa kami harus bersinergi,” tegas Hendri di sela khitanan masal di balai desa Gadingrejo kemarin.

Selain bersinergi, KBA Padmanaba juga punya tagline lain. Yaitu, berbagi. Artinya keberadaan KBA Padmanaba harus mampu memberikan manfaat bagi sesama.

Hendri menegaskan, khitanan masal hanya salah satu bentuk kepedulian KBA Padmanaba. Masih banyak ragam bentuk bakti sosial lain yang bakal digarap.

Dia berharap berbagai misi dan agenda KBA Padmanaba ini menginsipirasi masyarakat luas. Tak terkecuali pelajar SMAN 3 Padmanaba Jogja.

“Biar mereka melihat kakak-kakaknya yang telah sukses bersedia berbagi materi dan waktu bagi orang banyak. Karena banyak yang tinggal di Jakarta dan Surabaya pulang demi bakti social ini,” ungkap Hendri.

Sementara itu, Widiasih, 29, saat ditemui di balai desa Gadingrejo mengaku datang ke lokasi untuk mengantarkan putra sulungnya dikhitan. Dia mengetahui agenda ini dari salah satu temannya.

“Dan anak saya mau. Apalagi ini juga gratis,” katanya. (zam/iwa)