\GUNUNGKIDUL –Tak henti-hentinya tim Serach and Rescue (SAR) Gunungkidul mengingatkan para wisatawan di kawasan pantai untuk menghindari bahaya kecelakaan laut (laka laut). Namun apa daya, laka laut tetap terjadi. Nasib apes menimpa tiga pelancong lokal. Ketiganya tergulung pusaran arus muara sungai yang berhulu di Pantai Baron, Kemadang, Tanjungsari Selasa (26/12). Satu di antaranya hilang. Dia adalah Ilham Desta Andriyanto, warga Singkil, Giring, Paliyan. Hingga saat ini tim SAR masih mencari keberadaan pelajar SMPN 2 Paliyan itu.

Seorang saksi mata, Sukar, mengatakan, pagi itu sekitar pukul 06.00, dia melihat segerombolan orang bermain di tepi pantai. Beberapa di antaranya lantas bermain air di dekat muara sungai tersebut. Sukar mengaku kaget saat melihat korban terjebak di pusaran muara.

“Saya lari berupaya menyelamatkan korban. Dua di antaranya selamat,” katanya.

Saat itu Sukar sedang membersihkan lokasi penyewaan payung bagi wisatawan. Dia mengaku sendirian mengevakuasi korban. Tidak lama kemudian beberapa anggota SAR berdatangan. “Namun satu korban sudah tenggelam terbawa arus,” ujarnya.

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Marjono mengatakan, para korban bermain di zona merah. “Padahal sebelumnya sudah kami beri peringatan melalui pengeras suara agar mereka menjauh dari muara air,” sesalnya. Bahkan, lanjut Marjono, regu penyelamat telah berulang kali mengingatkan para korban agar menepi. Terlebih di lokasi muara sungai sudah ada peringatan tanda bahaya.

“Sudah terpasang papan peringatan zona merah. Dan benar, begitu masuk (zona merah, Red) langsung tenggelam,” ucapnya.
Tim SAR pun bergerak cepat melakukan upaya pencairan korban. Hanya upaya ini bukanlah langkah mudah. Pencarian korban terkendala derasnya arus sungai. Apalagi kedalaman air mencapai tiga meter.

“Kami terjunkan sekitar 20 petugas, termasuk tim penyelam. Selain penyelaman, kami menyisir kawasan pantai menggunakan kapal dan jet ski,” ungkapnya.

Hingga kemarin petang upaya pencarian korban belum membuahkan hasil. Marjono menduga, korban tenggelam berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Prediksi ini diyakini karena gelombang laut masih landai.(gun/yog/ong)