PURWOREJO – Warga Desa Wonotopo, Kecamatan Gebang,yang sempat tinggal di pemukiman, sejak Kamis (4/1) telah kembali ke rumahnya. Mereka ingin beraktivitas seperti sediakala untuk mencukupi kebutuhan hidupnya.

Meski harus kembali ke pengungsian saat hujan deras, kini mereka lebih banyak tinggal di rumah. Beberapa warga yang rumahnya tidak bisa ditempati memilih mengungsi mandiri ke rumah saudara atau menempati rumah kosong milik tetangga.

“Sudah tidak ada lagi yang di pengungsian. Ya, kurang dari seminggu ini,” kata Kepala Desa Wonotopo Amat Kozaki saat menerima bantuan sembako dari Kwarcab Purworejo, Senin (8/1).

Dikatakan, meskipun telah kembali ke rumah pihak desa yang bertanggung jawab terhadap keberadaan posko tetap memberikan logistik makan bagi warga. Setidaknya untuk makan pagi dan malam hari, warga tetap mendapat jatah dari desa.

“Kami membuka dapur umum yang dikelola warga, tiap jadwal ada 10 orang yang memasak. Paling banter setiap kali masak, membuat 70-an nasi bungkus,” tambah Kozaki.

Soal logistik, Kozaki mengaku stok yang ada masih mencukupi setidaknya untuk satu bulan ke depan. Pihaknya belum bisa memastikan hingga kapan kebutuhan logistik bagi warga ini akan tetap dilakukan.

“Untuk bantuan, terus terang kami tetap membutuhkan. Logistik yang ada tampaknya cukup untuk satu bulan ke depan, tapi kita tetap membutuhkan bantuan dari berbagai pihak,” ungkapnya.

Sementara itu, Waka Bina Muda Kwarcab Pramuka Purworejo Soekoso DM mengatakan Pramuka Purworejo memiliki kepedulian tinggi terhadap adanya bencana di Purworejo. Tidak terkecuali di Desa Wonotopo pihaknya berinisiatif menyalurkan bantuan agar bisa dimanfaatkan warga.

“Terus terang ini sekadar, jadi tidak banyak. Semoga bermanfaat bagi warga,” ujar Soekoso yang hadir didampingi beberapa pengurus. (udi/laz/mg1)