PURWOREJO-Tim Auditor dari Kantor Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan

(BPK) Jawa Tengah dipastikan akan mendatangi Purworejo pada tanggal 8

Februari nanti. Kedatangan mereka untuk melakukan audit reguler atas

penataan Alun-alun Purworejo.

Kepastian itu diungkapkan Ketua Fraksi Golkar Perwakilan Rakyat Daerah

(DPRD) Kabupaten Purworejo Sutardi, Kamis (1/2). Audit itu merupakan

tindak lanjut dari permintaan yang disampaikan DPRD ke Perwakilan BPK

Jawa Tengan untuk melihat nilai kebutuhan guna menyelesaikan

penataannya.

“Kami dari DPRD Purworejo sudah melakukan konsultasi ke BPK Jawa

Tengah dan bisa bertatap muka dan berdiskusi sampai 2 jam bersama

dengan Kepala Perwakilan BPK serta Tim Auditor Kedu,” kata Luhur

Pambudi.

Diungkapkan Sutardi, jika audit yang dilakukan oleh BPK Jawa Tengah

hanyalah sebatas audit reguler seperti halnya kegiatan umumnya. Hanya

saja pelaksanaan audit investigasi tetap bisa saja dilakukan.

“Memang tidak bisa secara langsung dilakukan audit investigasi. Karena

jika kita ingin langsung kesitu berarti surat yang diajukan itu ke BPK

  1. Karena ranah pelaksanaanya dilakukan oleh BPK RI,” jelas Sutardi.

Adapun proses yang akan dijalani saat ini adalah tetap dilakukan audit

reguler oleh BPK Jawa Tengah. Nantinya jika ada temuan di lapangan

bisa dilanjutkan ke audit investigasi. Permintaan audit ini harus

diajukan ke BPK RI.

“Jadi nantinya jika memang ada temuan di lapangan dari pelaksanaan

itu, akan ditindaklanjuti dengan permintaan ke BPK RI,” imbuh Sutardi.

Sementara itu, Ketua DPRD Purworejo Luhur Pambudi mengatakan pihaknya

siap menerima audit reguler dari BPK Jawa Tengah. Nantinya jika ada

temuan di lapangan dan harus dilakukan audit investigasi juga akan

dilanjutkan dengan permintaan ke BPK RI.

“Kita siap menjalani yang sudah menjadi ketentuan dari BPK. Kita tetap

berharap Alun-alun Purworejo tetap bisa diselesaikan sesuai rencana

yang ada,” kata Luhur Pambudi. (udi/din/mg1)