RADARJOGJA.CO.ID – Kasus pemukulan murid terhadap guru yang berujung kematian di Madura, Jawa Timur bisa menjadi cermin bagi semua keluarga. Keberanian murid memukuli guru merupakan bentuk dari tidak adanya hubungan harmonis dalam keluarga. Akhirnya, si anak melampirkan kekesalan di rumah kepada sang guru.

Kasus agresivitas remaja ini, sebenarnya bisa diantisipasi. Syaratnya, orang tua harus mampu menjaga harmonisasi di dalam keluarga. “Harmonis dalam hubungan orang tua dengan anak maupun si orang tua, suami isteri,” ujar Pakar Parenting Islami dari Amerika Dr Mohammed Rada Besar, akhir pekan lalu,Family Workshop dengan temaHow To Attain Paradise in our Homes, yang diselenggarakan Yayasan Rumpun Nurani, di salah satu hotel di Jogja.

Mohammed Rida Beshir pakar parenting dan keluarga islami yang terkenal di Amerika dan Canada. Ia juga penulis buku-buku penting untuk keluarga, dan dosen di Islamic American University.

Ia menegaskan, anak akan mencontoh orang tua. Makanya, menjadi sebuah pencerahan yang melihat dua hubungan yang sangat penting dalam keluarga yaitu hubungan orang tua-anak dan hubungan suami-istri.

“Dengan memperhatikan keharmonisan kedua hubungan ini maka kita dapat merasakan syurga didalam rumah kita,” katanya.

Selama workshop Dr Ridha memberikan banyak tips tentang bagaimana menumbuhkan rasa banga sebagai muslim dan bisa berkontribusi pada masyarakat dengan beramaliyah produktif.

Ketua Yayasan Rumpun Nurani, Rennta Chrisdiana menjelaskan, seluruh rangkaian majelis ilmu ini merupakan upaya untuk memperbaiki diri dan keluarga menuju insan-insan mutadayyin yang hidup berazazkan dan berpandukan agama Islam. Kemudian, mengikuti quran dan sunnah, ini merupakan salah satu misi Yayasan Rumpun Nurani.

“Rumpun Nurani merupakan wadah bagi upaya meniti ilmu, memacu amal dan menggali hikmah bagi nurani-nurani yang ingin selalu meningkat dan berubah lebih baik,” lanjutnya.

Koordinator Ilm Seeker Institute yang merupakan unit amal dibawah Yayasan Rumpun Nurani, Dery Rizki Anggraini menambahkan, perbaikan diri, penguatan keluarga dan pengokohan masyarakat madani merupakan dasar setiap kegiatan. Sehingga, ia merancang program-program seperti Sekolah Calon Ayah, Sekolah Calon Ibu, Muslimah Essensial Program, dan Family Enggangement Program.

“Kegiatan kami yang terdekat berikutnya adalah Sekolah Calon Ibu yang akan diadakan dibulan maret 2018, semoga lebih banyak ibu-ibu tangguh, tanggap dan terampil bermunculan di masyarakat,” pungkasnya.

Yayasan Rumpun Nurani juga bergerak dalam bidang sosial dengan program mobil nurani, dan juga program kajian rutin Belajar Bareng Quran. Semua kegiatan ini terbuka untuk umum, dan diharapkan partisipasi semua mukmin didalam kegiatan-kegiatan Rumpun Nurani. (ery/mar)