BANTUL – Tak inginkepastiannya terus digantung, Gatot Barnowo memilih menerima pinangan tim Liga 3 Jawa Tengah PSIP Pemalang. Itu dia lakukan karena Persiba Bantul dinilai tidak kunjung memberikan kepastian kontrak.

“Yang serius ternyata pihak Pemalang. Seorang pelatih itu butuh kepastian dan manajemen Persiba tak segera memberikan hal itu (kepastian) padahal sudah saya tunggu-tunggu telpon dari mereka,” ungkap Gatot saat dikonfirmasi, Kamis (1/2).

Eks pelatih PSCS Cilacap itu mengakui kalau sejatinya kesepakatan antara dirinya dengan manajemen Persiba sudah mendekati 100 persen. Pertemuan kedua pihak sudah dilakukan pertengahan Januari lalu di kediaman Manajer Persiba Endro Sulastomo. Selain itu hak dan kewajiban kedua pihak juga sudah saling dikomunikasikan.

“Sebenarnya saya ingin ke Bantul, saya sudah paham kulturnya seperti apa,” ujar pria asli Gunungkidul ini. Tapi dia diminta untuk bersabar karena manajemen mau rapat dahulu dan akan dihubungi segera. Ternyata sampai dia ingin mengiyakan penawaran Pemalang, pihak Persiba tak kunjung menghubungi. Karena dia mengaku tak etis kalau menghubungi mereka terlebih dahulu.

Setelah berada di Pemalang dia akan memulai seleksi pemain. Gatot memastikan bahwa kegagalannya membesut Persiba tidak akan memunculkan pihak yang tersakiti. “Saya kira tidak perlu-lah ada yang yang tersakiti. Ini win-win solution,” tegasnya.

Gatot mengaku tertantang menerima tawaran manajemen PSIP setelah melihat potensi yang dimiliki kabupaten di wilayah Pantura ini pun berambisi bisa membawa PSIP promosi ke Liga 2. Sebagaibentuk keseriusannya menangani tim, Gatot sudah menggelar seleksi kemarin sore dengan melibatkan para pemain-pemain lokal Pemalang.

Seleksi dilakukan hingga Sabtu (3/2) nanti. Setelah itu awal pekan depan giliran seleksi pemain-pemain luar Pemalang dilakukannya bersama tim pelatih lainnya.”Tanggal 7 Februari seleksi pemain luar Pemalang yang sudah direkomendasikan. Ada beberapa pemain termasuk dari DIJ juga datang,” jelasnya.

Gatot mengaku harus sejak awal mempersiapkan skuadnya. Terlebih akhir April nanti, turnamen yang melibatkan tim-tim dari Liga 1, 2 dan 3 yakni Piala Indonesia sudah akan bergulir. “Idealnya tim-tim dari Liga 2 dan 3 itu sudah persiapan sejak sekarang karena ada Piala Indonesia juga. Kami nanti ada 24 pemain dengan kategori U-23,” paparnya. (riz/din/mg1)