JOGJA – Di usianya yang ke-2, Bimbingan Belajar Prime Generation kembali berinovasi. Mereka menghadirkan layanan berbasis digital, Prime Mobile. Layanan ini diluncurkan sebagai dukungan proses belajar mengajar sekaligus memperkuat positioning Prime Generation sebagai Integratif Bimbel Pertama di Indonesia.

CEO Prime Generation W. Afifatiningsih mengungkapkan, keberadaan Prime Mobile ini menjadikanPrime Generation sebagai pionir bimbingan belajar (bimbel) yang memberikan pelayanan 24 jam sehari kepada siswa.

Dengan Prime Mobile, siswa dapat belajar tanpa batas waktu dan tempat dengan cara kekinian. Mengingat sekarang ini gadget sudah sangat menyatu dengan dunia pelajar atau anak muda secara umum.

“Keberadaan Prime Mobile telah dirasakan oleh ratusan ribu siswa di banyak sekolah mulai dari SD, SMP, SMA,” kata Afif.

Menurutnya, beragam kemudahan hadir dalam layanan mulai dari efiensi waktu, tempat, dan metode pembelajaran.Sebagai salah satu lembaga Pendidikan nonformal, Prime Generation senantiasa selalu mengikuti serta berusaha menerjemahkan setiap kebijakan pemerintah di bidang pendidikan.Salah satunya dengan terus mempertajam implemetasi program-program yang dirancang dengan konsep terintegrasi. “Prime Generation juga memberikan pendampingan kepada para siswa untuk unggul di bidang Akademik,” jelasnya.

Tak hanya itu, Prime Generation juga berkomitmen dalam hal mencerdaskan bangsa. Yakni dengan menerjemahkan kebijakan pemerintah untuk menggalakkan kegiatan dasar pendidikan melek literasi.

Di Prime Generation, program melek literasi ini bernama Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang terdiri dari Literasi Dasar (Basic Literacy) yakni mampu membaca, menyimak, menghitung, menulis. Literasi Perpustakaan (Library Literacy) yakni mampu memahami fiksi, nonfiksi, katalog, penelitian. Literasi Media (Media Literacy) yakni mampu memahami media cetak, elektronik, internet dll.

“Literasi Teknologi (Technology Literacy) yakni mampu memahamai teknologi hardware maupun software, dan Literasi Visual (Visual Literacy) yakni mampu memahami sesuatu yang divisualkan, misal film, iklan, video pembelajaran,” ujarnya.

Afif berharap, dengan menyebarnya Prime Mobile di berbagai Provinsi di Indonesia, bisa menjadikan Prime Generation sebagai lembaga pendidikan yang mampu berperan aktif dalam upaya mencerdaskan bangsa. (obi/met/ila/mg1)