KULONPROGO – Penemuan mayat kembali terjadi di Kulonprogo. Mayat perempuan tanpa identitas ditemukan di kebun utara Pasar Jombokan, Pedukuhan Jombokan, Desa Tawangsari, Kecamatan Pengasih, Senin (5/2).

Jenazah itu merupakan warga yang rumahnya tidak jauh dari lokasi penemuan. “Korban kali pertama ditemukan warga saat pulang dari pasar,” kata Ketua RT setempat Irwan Dewanto.

Dikatakan, mayat ditemukan dalam posisi telungkup di kebun penuh air dan lumpur. Kabar penemuan mayat itu langsung dilaporkan kepada warga sekitar dan diteruskan ke Polsek Pengasih.

Kapolsek Pengasih Kompol Salim membenarkan kasus penemuan mayat tersebut. Namun belum diketahui siapa korban tersebut.

Petugas menunggu hasil pemeriksaan tim inafis Polres Kulonprogo. Termasuk tim dokter dari Puskesmas Pengasih yang akan melakukan visum.

“Kami masih menunggu proses identifikasi,” kata Salim.

Menurut dia, dugaan sementara, identitas korban bernama Purwanti. Diperkirakan berumur 45 tahun. Korban tinggal bersama anaknya Adam. Selama ini menggantungkan hidupnya dari warga sekitar.

“Perempuan ini dikenal pendiam dan jarang bergaul dengan warga sekitar. Sepertinya mengalami depresi dan tertutup. Dulu dia pernah berjualan makanan dan es di sekolah dan pasar,” ujarnya.

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan sementara dari tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Adapun senjata tajam berupa sabit yang ditemukan tidak ada kaitannya dengan kematian korban.

“Mungkin korban mau ke kebun mencari daun dan terjatuh hingga tewas. Memang ada sabit, tetapi tidak ada tanda penganiayaan di tubuh korban,” kata Salim.

Warga setempat, Dwi Martini mengatakan dilihat dari ciri fisiknya mengarah ke Purwanti. Tetangganya sendiri.

Dia kerap mengeluh dengan saudaranya jika dikejar- kejar. Namun siapa yang dimaksud mengejar dan masalah apa tidak pernah diketahui.

“Korban jarang berkomunikasi dengan warga. Jarang menceritakan masalah yang dialami. Baik dengan anak ataupun keluarganya yang lain,” ungkap Dwi Martini. (tom/iwa/mg1)