SLEMAN – Persiapan serius terus dilakukan PSS Sleman jelang bergulirnya kompetisi Liga 2. Memasuki Februari, materi fisik diberikan kepada Ahmad Hisyam dkk. Setelah menyelesaikan sesi latihan di Kaliurang, latihan fisik dilanjutkan ke Pantai Parangtritis dan sekitaran Candi Ijo.

Pelatih fisik PSS Sleman Komarudin mengungkapkan, porsi latihan masih dalam tahap pengkondisian atau pembentukan otot. Menurutnya, kebugaran fisik timnya masih dalam tahap peningkatan belum pada level yang diinginkan.

Namun eks pelatih fisik Timnas U-19 itu meyakini ada peningkatan signifikan dari hasil latihan fisik beberapa hari lalu tersebut. “Untuk bisa memastikan secara valid kondisi fisik meningkat atau tidak maka harus dites. Tapi prediksi saya ada peningkatan signifikan,” ungkapnya kepada Radar Jogja, Senin (5/2).

Menurut pria yang juga staf pengajar di kampus FIK UNY itu, idealnya memang tes fisik dilakukan tiga bulan setelah tes fisik awal. Sehingga akan terlihat perbedaan adanya peningkatan sebelum dan sesudah latihan fisik.

Selama sesi latihan di Kaliurang, tim pelatih memberikan materi latihan dengan piranti peralatan baru. Hal itu diharapkan bisa memaksimalkan proses latihan.

“Di samping juga memberikan motivasi pemain dalam latihan menjadi lebih bersemangat karena secara psikologis mereka mendapatkan variasi dalam mengembangkan latihan,” paparnya seperti dikutip dari situs resmi klub.

Selanjutnya, sebanyak 23 pemain masih akan menjalani latihan fisik di Parangtritis dan Candi Ijo. Dengan medan yang berbeda dari lokasi sebelumny a, pelatih juga mengharapkan adanya peningkatan kebugaran pemain.”Kami ingin endurance dan speed endurance pemain naik secara signifikan,” harapnya. (riz/din/mg1)