KARAKTER dasar yang diberikan saat mengenyam pendidikan menjadi modal penting seseorang dalam meniti karir di dunia kerja sesungguhnya. Alumni AMY Sentot Ismudiyanto Kuncoro, 45, mengaku apa yang diajarkan AMY sangat berpengaruh dalam perjalanan karirnya. Lulusan AMY jurusan Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga (KPN) angkatan 1999 ini menjabat sebagai Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan Benete, Sumbawa Barat.

“Karakter dasar untuk kami para taruna dulu masih saya bawa hingga sekarang. Seperti sikap tanggung jawab, komitmen, kerja sama, problem solving, kepercayaan diri, dan etos kerja. Kami dididik untuk menjadi calon perwira yang tangguh dan siap terjun ke lapangan,” jelas Sentot dalam kegiatan Tracerstudy di Lombok, NTB, Jumat (2/2) lalu.

Tugas Sentot pun cukup penting yaitu melaksanakan pengaturan, pengendalian, dan pengawasan kegiatan kepelabuhanan, keselamatan dan keamanan pelayaran. Serta penyediaan dan pelayanan jasa kepelabuhanan yang belum diusahakan secara komersial. Sentot juga bertindak selaku Syahbandar sebagai penyelenggara fungsi koordinasi tertinggi di pelabuhan.

Masih dalam lingkup Kementerian Perhubungan, taruni lulusan Nautika tahun 2004 Pujiati, Sh,MH juga mengatakan hal yang sama. Pendidikan karakter yang diberikan AMY sangat berharga untuk ibu dua anak ini.

“Kepemimpinan dan disiplin itu yang masih saya terapkan sampai sekarang. Jabatan saya saat ini juga mengharuskan saya untuk tegas dan disiplin terhadap pegawai di lapangan agar semua kegiatan kepelabuhan berjalan lancar,” ungkap Puji yang menjabat sebagai Marine Inspector di Pelabuhan Pemenang, Lombok.

Bersama suaminya yang juga lulusan AMY, Ari Hartanto, Puji, sapaannya, juga mendirikan tiga perusahaan yang bergerak di bidang jasa kepelabuhan dan pelayaran seperti PT Bahtera Lizzatunnisa Utama, PT LLS cab Pemenang Lombok, dan PT Lalang Sarana Samudra cab Pemenang. Banyak adik-adik tingkat AMY yang juga bekerja di perusahaan Puji dan Ari.

“Salah satunya, Direktur PT Bahtera Lizzatunnisa Utama Brian Bramantio. Dia ini adik angkatan jurusan KPN tahun 2012,” ungkap Puji.

Direktur AMY Wegig Pratama dalam kesempatan tersebut mengaku bangga banyak lulusan AMY yang sudah berhasil di beberapa daerah di Indonesia, khususnya di NTB.

Saat ini sudah ada sekitar 200 lebih alumni AMY yang bekerja di NTB dengan profesi yang menjanjikan mulai dari pengusaha, kapten, hingga pejabat tinggi. Ke depannya dia berharap dapat bekerja sama dengan instansi pemerintahan lainnya di NTB dan kota-kota besar lainnya di Indonesia.

Dalam kegiatan Tracerstudy ini AMY juga berkesempatan mengunjungi beberapa perusahaan pemerintah yang berkaitan dengan kemaritiman di Lombok. Gathering dan makan malam bersama dengan alumni dan taruna serta taruni aktif yang berdomisili di Lombok menjadi penutup kegiatan tersebut. (**/ila/mg1)