MUNGKID – Warga yang ingin mengurus data keimigrasian tidak lagi perlu pergi ke luar kota. Hal ini karena beberapa waktu ke depan, akan ada kantor perwakilan Imigrasi di Kabupaten Magelang. Rencananya, Kantor Unit Kerja Keimigrasian (UKK) Kabupaten Magelang beroperasi di Kecamatan Mungkid.

“Dengan hadirnya UKK Magelang kita bisa bersama-sama memantau potensi kerawanan warga negara asing yang ada di Magelang. Karena mengingat jarak Wonosobo (kantor Imigrasi) yang cukup jauh,” jelas Bupati Magelang Zaenal Arifin kemarin.

UKK di Kabupaten Magelang akan menempati gedung eks Rumah Dinas Sekda di Jalan Soekarno- Hata, Mungkid. Saat ini sudah selesai direnovasi, sehingga diharapkan dalam waktu dekat sudah dapat dioperasionalkan. “Sedini mungkin bisa kita deteksi kemungkinan-kemungkinan yang tidak kita inginkan,” ujarnya.

Kabupaten Magelang memiliki luas wilayah sekitar 1.085,73 km2. Terdiri atas 21 kecamatan, 367 desa, dan 5 kelurahan. Dengan jumlah penduduk 1.245.496 jiwa, dan 80 persennya adalah muslim.

Dengan kondisi ini setiap tahun ribuan penduduk Kabupaten Magelang menunaikan ibadah haji dan umrah. Mereka membutuhkan pelayanan keimigrasian. Oleh karena itu dengan kerja sama membangun UKK di Kabupaten Magelang, akan lebih mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Kini pengurusan pembuatan dokumen keimigrasian seperti paspor tidak perlu jauh jauh ke Wonosobo atau ke Jogjakarta,” terangnya.

Selain urusan keagamaan, hadirnya UKK Kabupaten Magelang juga berdampak ke bidang pariwisata. Potensi wisata di Kabupaten Magelang juga mengundang banyak wisatawan asing untuk mengunjungi Magelang.

Kehadiran warga negara asing banyak yang belajar agama di beberapa pondok pesantren di Magelang. “Semoga pembangunan UKK ini dilancarkan dan dapat dimanfaatkan warga Kabupaten Magelang,” jelasnya.

Kepastian adanya kantor Imigrasi di Kabupaten Magelang ini ditandai dengan penandatangan kerja sama membangun Kantor UKK Kabupaten Magelang. Penandatanganan dilakukan oleh Dirjen Imigrasi Ronny F. Sompie dan Bupati Magelang Zenal Arifin di Aula Ditjen Imigrasi Kuningan, Jakarta.

Dirjen Imigrasi mengatakan, kehadiran UKK di Kabupaten Magelang adalah hasil kerja keras serta bukti sinergitas yang baik antara pemerintah pusat dan daerah. Yaitu, Kementerian Hukum dan HAM dengan Pemkab Magelang.

Hal ini sekaligus sebagai bukti bahwa pemerintah selalu hadir dan berinovasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan publik sebagaimana yang diharapkan. (ady/laz/mg1)