BANTUL – Gerakan aksi Pemangkasan pepohonan perindang berusia uzur yang diinisiasi Bupati Bantul Suharsono tampak berjalan. Minggu (11/2) ratusan warga Sedayu kompak kerja bakti memangkasi pepohonan perindang di wilayah mereka masing-masing.

Sasarannya tidak hanya pepohonan perindang berusia uzur. Melainkan juga ranting pepohonan yang melintang di atas jalan raya.

Camat Sedayu Fauzan Mu’arrifin mengungkapkan, aksi ini tidak hanya melibatkan warga. Seluruh pegawai kecamatan hingga jajaran Muspika Sedayu juga terlibat. Sasarannya adalah pepohonan perindang di sekitar kantor. “Ini serentak,” jelas Fauzan di sela kerja bakti.

Bagi Fauzan, menggerakkan ribuan warga untuk kerja bakti bukan perkara sulit. Dengan catatan harus disertai dengan keterlibatan abdi negara. Seperti aparatur sipil negara di lingkungan kantor kecamatan. “Ini ide saya dan warga mendukung,” ucapnya

Menurutnya, aksi ini bertujuan memperlancar arus lalu lintas sekaligus meminimalisasi angka kecelakaan. Sebab, pepohonan yang melintang di atas jalan raya berpotensi akses kendaraan besar seperti bus dan truk. Tak jarang pula ranting pepohonan yang di antaranya menjulur ke kabel listrik ini mengganggu aliran listrik.

“Saat hujan disertai angin kencang juga berpotensi ambruk,” ungkapnya.

Ketua RT 03 Dusun Purwokarto, Argorejo, Sedayu Karjo menambahkan, kerja bakti ini rutin digelar sebulan sekali. Sasarannya tidak hanya pepohonan perindang. Melainkan juga membersihkan berbagai saluran irigasi. “Ini juga untuk menjaga tradisi gotong-royong warga,” ucap Karjo singkat. (zam/ila/mg1)