MAGELANG – Teror berdarah yang terjadi di Gereja Santa Lidwina Stasi Bedog, Sleman, Minggu (11/2) pagi, tak hanya mengundang keprihatinan banyak pihak. Kewaspadaan dan antisipasi dini guna mencegah kejadian serupa ditingkatkan di berbagai daerah. Seperti Kota Magelang dan Purworejo.

Polres Magelang Kota mengambil langkah taktis dengan memperketat pengamanan tempat-tempat ibadah. Khususnya saat pelaksanaan misa di gereja-gereja. Salah satunya di Gereja Bethel Indonesia yang terletak di Jalan Tidar 2A, Magersari, Magelang Selatan.

Tampak petugas kepolisian bersenjata laras panjang berjaga di depan pintu masuk gereja saat misa Minggu malam. Keberadaan petugas untuk memastikan keamanan jemaat saat menjalankan ibadah.

“Kami berharap masyarakat yang melaksanakan ibadah merasa aman dan tenang,” kata Kapolres Magelang Kota AKBP Kristanto Yoga Darmawan.

Dijelaskan, pengamanan tempat ibadah sebagai langkah preventif. Antisipasi hal-hal negatif yang mungkin terjadi ketika para jemaat beribadah. Juga mencegah gangguan kamtibmas di sekitar lingkungan gereja.Dalam kesempatan itu Kapolres berharapseluruh pihak turut serta menjaga ketenteraman dan kenyamanan masyarakat, dengan menjauhi perbuatan melanggar hukum.

BERIKAN RASA AMAN: Anggota Polres Sleman menjaga pelaksanaan misa di Gereja Bethel Indonesia, Minggu (11/2) malam. (FRIETQI SURYAWAN/RADAR JOGJA)

“Harapan kami semua umat beragama di Kota Magelang dapat melaksanakan ibadah dengan khusyuk,” ungkapnya.

Kehadiran petugas bersenjata laras panjang di Gereja Bethel Indonesia tak dinilai sebagai hal yang berlebihan oleh jemaat. Bahkan, keberadaan petugas disambut dengan suka cita. Keamanan misa pun lebih terjamin. “Kalau bisa pengamanan seperti ini bukan hanya karena ada kasus di Sleman. Tetapi tiap saat ada peribadatan di gereja ini. Kami merasa lebih aman dan tenang,” ungkap Yohanes, salah seorang jemaat.

Antisipasi keamanan di Purworejo diwujudkan dengan meningkatkan patroli polisi di tingkat sektor. Petugas menyambangi tempat-tempat ibadah yang sedang digunakan oleh jemaat. “Ini (pengamanan tempat ibadah, Red) sudah jadi agenda rutin di tingkat Polsek,” ujar Kabag Ops Polres Purworejo Kompol Setyoko.

Diakui Setyoko, teror Gereja Stasi Bedog di Sleman membuat jajarannya lebih waspada. Apalagi Purworejo pernah punya pengalaman teror berupa percobaan pembakaran Gereja Kristen Jawa di Desa Tlepok Wetan, Grabag pada pertengahan 2015. (dem/udi/yog/mg1)