BELUM ada seminggu Help Desk beroperasi, sudah ada 14 laporan masuk. Enam di antaranya langsung diselesaikan di tempat. Help Desk merupakan kepanjangan tangan Angkasa Pura I menyelesaikan persoalan terkait bandara.

Supervisor Help Desk AP I Ariyadi Subagyo mengatakan banyak persoalan justru muncul di akhir pengadaan lahan New Yogyakarta International Airport (NYIA). “Meskipun tinggal 0,8 persen warga yang bertahan, namun suara penolakan justru lebih keras,” kata Ariyadi Senin (12/2).

Kepentingan warga terdampak bandara tetap harus diprioritaskan. Warga terdampak berharap pembangunan bandara bisa segera selesai dan proses pengadaan lahan harus bisa segera diselesaikan.

“Warga minta ada pelatihan teknis untuk proyek pembangunan saat bandara beroperasi. Seperti pelatihan tukang kayu, batu, tata air, listrik atau tukang perbaikan atap,” ujar Ariyadi.

Persoalan tersebut bisa diselesaikan bersama-sama. Sinergitas antardepartemen bisa dilakukan melalui pengembangan CSR masing-masing departemen, perusahan atau instasi lain.

“Contohnya, PLN bisa melakukan pelatihan tentang listrik atau perbaikan AC misalnya. Pokoknya semuanya bisa ambil bagian dengan forum CSR-nya,” kata Ariyadi.

Help Desk didirikan untuk membantu warga terkait bandara. “Kami punya protap (prosedur tetap) bisa memberikan respons paling lama tiga hari,” kata Ariyadi.

Dia berharap persoalan yang bisa selesai saat bertanya, bisa segera dituntaskan saat itu juga. Namun yang mebutuhkan kajian, maksimal tiga hari sudah ada solusi. (tom/iwa/mg1)