SLEMAN- Dalam rangka mempersiapkan turnamen nasional yang akan diikuti Juli 2018 mendatang, tim Bima Perkasa Jogja (BPJ) Junior serius dalam berlatih. Salah satunya dengan rutin mengadakan uji coba agar kemampuan pemain junior tersebut bisa terasah.

Kepala Sekolah Akademi Basket Bima Perkasa, Muhammad Torero Rigel Centaury mengatakan, uji coba akan digelar melawan tim dari sekolah, gabungan sekolah, atau klub yang ada di DIJ. Meskipun pelaksanaan masih lama, waktu empat bulan dirasa maksimal mempersiapkan tim. “Rencananya setiap bulan akan ada uji coba agar para pemain punya jam terbang pertandingan dan merasakan atmosfer kompetisi dalam pertandingan,” ungkapnya Senin (12/2).

Sebelumnya, Bima Perkasa menggelar laga uji coba melawan SMA Budi Utama dan SMP Pangudi Luhur Jogja di GOR Klebengan. Namun pertandingan terpasa dihentikan di akhir kuarter dua saat skor sama kuat 29-29 lantaran atap GOR bocor yang mengakibatkan air hujan menggenangi lapangan.

Wasit tak mau mengambil risiko melanjutkan pertandingan karena membahayakan kondisi para pemain. Disinggung mengenai penampilan Bima Perkasa Junior pelatih mengaku sangat puas. Tim yang baru latihan selama dua pekan terakhir ini sudah cukup baik merespons pertandingan. “Kami kumpul belum sampai satu bulan, tapi permainan anak-anak sudah sangat bagus. Ini kabar baik untuk tim sebelum masuk program berikutnya,” ungkap pelatih fisik tim BPJ senior ini.

Di sisi lain, tim senior juga terus berlatih menghadapi Seri VIII Indonesia Basketball League (IBL) 2018 yang digelar di Malang 23 Februari mendatang. Frida Aris dkk dalam satu hari menambah porsi latihan. “Kami ingin menampilkan yang terbaik di Seri terakhir nanti,” kata Asisten Pelatih Bima Perkasa Moosa Permadi. (riz/din/mg1)