LIMA PASTI: Sosialisasi cara cerdas berangkat haji dan umrah yang diadakan Sahid Tour di Sahid Jaya Hotel and Convention Center. (WAHYU METASARI/RADAR JOGJA)

JOGJA – PT Sahid Gema Wisata (Sahid Tour) bekerja sama dengan Kementerian Agama dan BNI Syariah menggelar sosialisasi cara cerdas berangkat haji dan umrah. Bertempat di Sahid Jaya Hotel and Convention Center, Selasa (13/2) lalu.

Sosialisasi ini diberikan guna menurunkan angka korban penipuan, sekaligus upaya mengedukasi masyarakat tentang cara memilih sebuah agen perjalan yang terpercaya.

Vice President Sahid Tour Hariyadi BS Sukamdani mengatakan, maraknya aksi penipuan berkedok tabungan haji dan umrah membuat agen perjalanan yang memiliki legalitas hukum geram dan merasa ingin berbuat sesuatu kepada masyarakat. “Supaya mereka tak lagi tertipu dengan janji-janji manis sebuah agen perjalanan,” katanya saat pembukaan acara bertajuk Sosialisasi 5 Pasti Umroh & Cara Cerdas Berangkat Haji.

Agar masyarakat tak tertipu, dia mengimbau kepada calon jamaah agar jeli memperhatikan lima hal, seperti legalitas travel, kepastian keberangkatan, perizinan, hingga hotel tempat menginap.

“Ada lima kepastian yang perlu diketahui masyarakat yakni pasti terbangnya, pasti jadwalnya, pasti travelnya berizin, pasti hotelnya, dan pasti visanya,” tuturnya.

Sosialisasi yang berlangsung selama satu hari ini dihadiri oleh Direktur Bina Haji dan Umrah Kemenag H.M. Arfi Hasim dan Direktur Utama BNI Syariah Dr Abdullah Firman Wibowo.

Tak hanya memberikan sosialisasi mengenai umrah saja, acara ini juga membahas mengenai cara cerdas berangkat haji bagi calon jamaah khusus. Pembahasan terfokus pada bagaimana mempersiapkan biaya ONH (ongkos naik haji) yang harus dibayarkan.

“Kadang ONH yang harus dibayarkan harus kalah dengan pembiayaan lainnya. Padahal ONH yang wajib dibayarkan ini penting untuk kepastian saat berada di sana. Bagaimana mempersiapkan dengan matang dapat meminimalkan ongkos haji yang mebengkak ataupun kurang,” terangnya. (sce/met/ila/mg1)