JOGJA – Bisa menjawab pertanyaan yang diajukan guru, siswa SD Jetisharjo 2 Jogja justru mengalami keracunan. Hadiah bagi yang bisa menjawab pertanyaan berupa permen, membuat delapan siswa kelas III dan IV SD Jetisharjo 2 mual dan muntah. Satu siswa bahkan harus dlarikan ke RS Bethesda.

Menurut salah seorang korban keracunan permen Muhammad Amin Quby, permen berbentuk bintang itu diberikan oleh salah seorang mahasiswi yang sedang praktik di sana. Ketika akhir pelajaran tematik, sebelum masuk waktu istirahat pertama pukul 09.10, mahasiswi itu memberi hadiah permen bagi siswa yang menjawab. “Permennya manis, tapi setelah itu kok sakit perut, terus ada yang muntah,” ujarnya.

Amin mengaku temannya di kelas IV ada enam orang yang juga merasakan hal serupa. Sedang dua korban lainnya adalah siswa kelas III yang mendapat permen dari siswa kelas IV. “Tadi ada yang muntah terus, lalu dibawa ke RS Betehesda,” ujarnya.

Jumiran, salah seorang warga yang tinggal di depan sekolah mengatakan, satu siswi itu atas permintaan orang tuanya dirujuk ke RS Bethesda karena memang memiliki riwayat penyakit. Sedang siswa lainnya dinyatakan tidak perlu dibawa ke RS setelah dokter dari Puskesmas Jetis datang memeriksa.

Jumiran mengatakan, dari penuturan mahasiswi, permen itu dibeli di sebuah toko di Jalan Jetis. “Katanya tadi beli sebelum masuk sekolah,” ujarnya. (pra/laz/mg1)