PURWOREJO – Bupati Purworejo Agus Bastian berjanji segera menyelesaikan pekerjaan yang mengalami keterlambatan di kabupaten ini. Dirinya menyebut, semuanya akan diselesaikan di tahun anggaran 2018 dan melalui kegiatan mendahului perubahan APBD.

“Penyelesaian dan penyempurnaan kegiatan penataan Alun-Alun Purworejo lebih dititikberatkan pada penyempurnaan bangunan dan fasilitas agar dapat berfungsi secara maksimal, tampilannya lebih indah, serta dapat mendukung keamanan dan kenyamanan pengunjung,” kata Agus Bastian Minggu (18/2).

Sedangkan penyelesaian Monumen Perjuangan lebih bersifat finishing. Utamanya ada penambahan daya listrik untuk mendukung operasional lampu dan air mancur. Diungkapkan Bastian, penyelesaian dan penyempurnaan penataan Alun-Alun dan Monumen Perjuangan, realisasi kegiatannya baru bisa dilakukan setelah terdapat kepastian penanganan dan tindak lanjutnya dari hasil audit Badan Pemeriksa euangan atas pelaksanan APBD tahun anggaran 2017.

Hingga saat ini, penyedia jasa yang tidak bisa meyelesaikan pekerjaannya telah diberikan sanksi berupa denda keterlambatan atas penyelesaian pekerjaan. “Penyedia jasa sudah dilakukan pemutusan kontrak dan jaminan pelaksananaan pekerjaan dari rekanan telah dicairkan oleh pemkab dan telah disetor ke kas umum daerah sesuai ketentuan yang berlaku,” jelas bupati.

Dikatakan, meskipun pekerjaan tidak selesai pihaknya tetap memikirkan dan melakukan pemeliharaan kawasan Alun-Alun sehingga benar-benar bisa tetap dimanfaatkan secara maksimal. Adapun konsep pengelolaan yang dilakukan di antaranya tetap menjadikan kawasan itu sebagai ruang publik atau ruang umum (public space) dan pusat kegiatan wisata (tourism hub centre).

“Kita akan mempercayakan pengelolaan itu kepada unit kerja khusus yang diharapkan akan memberikan kontribusi dan manfaat langsung dan nyata kepada masyarakat,” katanya. (udi/laz/mg1)