BANTUL – Daftar pekerjaan rumah Pemprov DIJ dan Pemkab Bantul memeriahkan gelaran Jogja Air Show (JAS) bertambah panjang. Setelah rencana pengembangan Depok Airstrip, kini pemangku kebijakan punya pekerjaan rumah lain. Yaitu, memperlebar ruas Jalan Pantai Depok.
“Masih terlalu sempit untuk ukuran jalur wisata,” jelas seorang warga Parangtritis Nono ditemui Senin (19/2).

Dari pantauan, ruas jalan menuju pusat kuliner seafood Pantai Depok ini tak lebih dari dua meter. Baik jalan dari rute Jalan Parangtritis maupun Pantai Parangkusumo. Menurutnya, sempitnya ruas jalan ini tak begitu berpengaruh saat hari biasa. Keruwetan baru terlihat saat musim libur panjang atau ada event besar seperti JAS.

“Macetnya bisa berjam-jam. Baik menuju lokasi pantai atau pulangnya,” keluhnya.

Oleh karena itu, Nono meminta pemerintah turun tangan melakukan pelebaran. Toh, sebagian warga yang tinggal di pinggir Jalan Pantai Depok kabarnya bersedia andai ada pelebaran jalan.
“Paling tidak kanan ditambah satu meter. Begitu juga kirinya,” katanya.

Lurah Parangtritis Topo mengaku pernah mengajukan permintaan pelebaran jalan. Itu menyusul permintaan sebagian warga. Hanya, hingga sekarang pengajuan ini tak kunjung terealisasi.
“Sudah cukup lama pengajuannya,” ujarnya.

Terpisah, Sekretaris Dinas Pariwisata DIJ Sutikno menyadari tingginya potensi wisatawan di kawasan pantai selatan (Pansela). Tak terkecuali di Pantai Depok. Kendati begitu, pengembangan kawasan Pansela menunggu selesainya pembangunan bandara New Yogyakarta International Airport di Kulonprogo. Sebab, fokus APBD DIJ saat ini diarahkan untuk penyelesaian salah satu proyek mercusuar tersebut. (zam/ila/mg1)