GUNUNGKIDUL – Polres Gunungkidul membangun sistem Traffic Management Center (TMC) dan Command Center. Langkah ini sebagai upaya nyata dari kepolisian dalam mengatasi masalah lalu lintas jalan raya.

Kapolres Gunungkidul AKBP Ahmad Fuady mengatakan TMC dan Command Center diharap mampu memberikan informasi kondisi lalu lintas. Termasuk jika terjadi kecelakaan lalu lintas (lakalantas).

“Masyarakat dapat terbantu dan informasi yang diperoleh benar-benar akurat dan realtime,” kata Ahmad Fuady usai launching TMC dan Command Center Senin (19/2).

TMC nantinya tidak hanya menjadi pusat pengawasan kamera yang diletakan di tempat-tempat strategis. Melainkan juga bisa menjadi pusat koordinasi dan komunikasi lintas sektoral.

“Merupakan upaya kepolisian memberikan pelayanan cepat kepada masyarkat,” ujar Ahmad Fuady.

Menurut dia, telah terpasang sebanyak 11 kamera pengawas di sejumlah pusat keramaian. Di antaranya Simpang Empat Jeruk, Simpang Empat Tegalsari, Kawasan Titik Nol, dan Bundaran PLN.

“Misalnya jika terjadi lakalantas bisa segera direspons cepat petugas,” kata Ahmad Fuady.

Diakui, jumlah kamera pengintai masih perlu penambahan. Pihaknya berharap ada penambahan kamera. Terutama untuk jalur wisata.

“Kami mendorong Pemerintah Kabupaten Gununungkidul melakukan kerja sama,” ujar Ahmad Fuady.

Kasatlantas Polres Gunungkidul AKP Mega Tetuko mengatakan Gunungkidul menjadi tempat perdana pemasangan sistem TMC dan Command Center di Jogjakarta.

“Petugas Command Center siaga 24 jam. Termasuk memonitor informasi dari media sosial. Baik Facebook, Instagram, Twitter maupun medsos lain,” kata Mega Tetuko.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Gunungkidul Purnama Jaya siap menjalin kerja sama dengan kepolisian. “Berkaitan dengan pengembangan TMC maupun Command Center,” kata Purnama Jaya.

Salah seorang warga Wonosari Indri Saifety mengapresiasi sistem baru tersebut. Aktivitas lalu lintas dapat terpantau setiap saat. “Jadi informasi langsung datang dari sumbernya,” kata Indri. (gun/iwa/mg1)