SLEMAN – Jalan di jalur evakuasi Gunung Merapi, persisnya di kawasan Watuadeg, Wukirsari, Cangkringan, Sleman, rusak parah. Melihat itu, tim SAR DIJ berserta warga melakukan perbaikan secara mandiri.

Salah satunya adalah dengan menambal jalan menggunakan pasir dan batu yang ada di sekitar lereng gunung Merapi. Kerusakan jalan jalur evakuasi menuju arah Kaliadem di kawasan Waduadeg ini sudah terjadi sejak lima bulan terakhir, kerusakan jalan yang tak hanya digunakan sebagai jalur evakuasi dan jalur sekolah ini membuat pengguna jalan harus ekstra hati-hati karena banyaknya lubang di bahu jalan. Hal ini membuat pengguna jalan melakukan zig-zag menghindari jalan aspal yang sudah berlubang.

Koordinator SAR Kawasan Cangkringan Joko Irianto mengatakan, penambalan ini untuk meminimalisasi kecelakaan. “Menambal jalan berlubang menggunakan bahan seadanya, seperti pasir dan bebatuan yang mudah didapat di kawasan lereng Merapi,” ungkapnya.

Joko menambahkan, tim SAR dan warga sekitar berharap agar instansi terkait segera bisa memperbaiki akses jalur evakuasi Merapi ini. Sebab, jika jalur evakuasi dalam kondisi baik maka akan memudahkan dalam mengevakuasi warga saat bencana terjadi. (sky/ila/mg1)