MAGELANG – Polres Magelang Kota tidak ingin kecolongan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya. Apalagi saat ini, sedang bergulir Pilgub Jateng 2018 dan Pilbup Magelang 2018 untuk Kecamatan Bandongan, yang masuk dalam wilayah Polres Magelang Kota. Berbagai cara dilakukan, salah satunya dengan mendekati tokoh agama dan tokoh masyarakat.

“Kami melakukan pendekatan bukan secara formal berupa pengumpulan mereka di satu tempat. Tapi kami justru yang meluangkan waktu untuk mendatangi mereka dengan cara salat subuh berjamaah di masjid-masjid,” kata Kapolres Magelang Kota AKBP Kristanto Yoga Darmawan Selasa (20/2).

Dalam pelaksanaannya, kapolres salat subuh berjamaah dengan masyarakat di Masjid Agung Kauman, Kota Magelang. Bertindak sebagai imam KH Miftachusururi yang juga Ketua Takmir Masjid Agung. Pada kesempatan itu, dia meminta para tokoh agama untuk menjadi penyejuk hati masyarakat.

“Kami juga meminta masyarakat agar tidak terpengaruh ujaran-ujaran kebencian, paham primordialisme (SARA), radikalisme, dan intoleransi yang dapat memunculkan konflik sosial. Kita punya Pancasila yang sudah terbukti mempersatukan bangsa dalam kebinekaan,” tuturnya.

Tidak hanya kapolres yang salat subuh berjamaah, para anggotanya juga mengikuti. Di antaranya segenap jajaran Polsek Magelang Selatan salat subuh berjamaah di Masjid At-Taqwa Kampung Trunan, Kelurahan Tidar Selatan dengan imam Kiai Umar Ardiarjo. Kemudian jajaran Polsek Magelang Utara salat subuh berjamaah di Masjid Al Fatah, Kampung Kebonpolo, Kelurahan Wates dengan imam KH Ajudin. Begitu pula jajaran Polsek Bandongan yang berjamaah di Masjid Baitul Mutaqim Desa Banyuwangi, Bandongan, dengan imam KH M Tajuddin Arif.

Kasubag Humas Polres Magelang Kota AKP Esti Wardiani menambahkan, program ini bertujuan meningkatkan silaturahmi dan membangun kepercayaan para ulama dalam menjamin keamanan. Kegiatan ini juga sekaligus upaya menjaga keamanan para ulama.

“Seperti kita ketahui, belakangan terjadi beberapa kasus penyerangan terhadap ulama di tempat ibadah. Maka kami berkewajiban menjamin keamanan mereka, salah satunya dengan program ini,” ujarnya. (dem/laz/mg1)