SLEMAN-PSS Sleman sebelumnya merencanakan melawat ke Kendal untuk menantang Persik Kendal dalam pertandingan uji coba. Namun pertandingan yang dijadwalkan 24 Februari itu tidak jadi digelar lantaran manajemen mempertimbangkan izin pertandingan. Selain kembali memaksimalkan waktu untuk memantapkan fisik pemain, kemungkinan uji coba hanya dilakukan dengan tim lokal.

Asisten Manajer PSS Sleman Dewanto Rahadmoyo membenarkan bahwa lawatan PSS ke Stadion Kebondalem markas Persik Kendal dibatalkan. Meskipun demikian, hal tersebut menurutnya tidak menggangu proses persiapan tim. “Pembatalan inisiatif manajemen karena banyak pertimbangan, termasuk faktor keamanan,” ujarnya Rabu (21/2).

Terkait hal itu, pihaknya sudah menyampaikan kepada panitia pelaksana (Panpel) pertandingan Persik Kendal. Runner-up Liga 3 musim lalu itu memahami alasan PSS dan pihak Persik juga memiliki pertimbangan yang sama. “Selain panpel yang masih baru, ada kekhawatiran terkait izin penyelenggaraan pertandingan tidak keluar. Jadi ini yang terbaik bagi kedua pihak,” tuturnya.

Selanjutnya, manajemen PSS akan kembali mempertimbangkan pertandingan uji coba di luar Sleman di kesempatan lain. Selain itu, jeda waktu yang ada juga bisa dimaksimalkan untuk pertandingan menjamu Bhayangkara FC pekan depan. “Kami tentu mengharapkan pengalaman melawan tim Liga 1 bisa menjadi amunisi kuat untuk menghadapi Liga 2 mendatang,” kata Manajer PSS Sleman Sismantoro.

Selain Bhayangkara FC, ke depan masih ada rencana uji coba menjamu PSMS Medan pada Maret mendatang. Praktis, uji coba yang dijadwalkan itu melawan tim Liga 1 dan di kandang sendiri. Sementara uji coba dengan sesama tim liga dan luar kandang belum ditentukan manajemen.

Uji coba di luar kandang menurut pelatih PSS Herry Kiswanto penting untuk mengasah mentalitas Ahmad Hisyam Tolle dkk. Ini agar menghadapi lawan di luar Maguwoharjo mempunyai kepercayaan diri yang sama dengan bermain di rumah sendiri. (riz/din/mg1)