MUNGKID- Polsek Pakis dam Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang melakukan penebangan pohon di beberapa titik. Fokusnya adalah di Jalan Magelang-Salatiga yang masuk wilayah Dusun Wekas, Kaponan, Pakis, Kabupaten Magelang.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi agar kasus bencana tanah longsor tidak terulang. Mereka menebangi pohon yang memungkinkan tumbang, saat tanah longsor datang.”Semoga ini bisa meminimalisasi bencana tanah longsor dan pohon tumbang yang berada di pinggir jalan utama,” kata Kapolsek Pakis AKP Sukirman.

Menurutnya, di wilayah hukum Polsek Pakis masih banyak pohon yang tumbuh di tepi ruas jalan. Pohon-pohon ini berpotensi membahayakan karena rawan tumbang. Lebih berbahaya lagi jika tumbangnya tepat di tengah jalan.

Setidaknya seperti yang terjadi akhir pekan lalu. Wiwid Ponco Prasetyo, 38 tahun, warga Mutihan, Wirokerten, Banyutapan, Bantul, saat memasuki daerah Wekas, Kaponan, mobilnya tertimpa pohon tumbang dan tanah longsor. Korban saat itu bersama keluarga mengendarai Toyota Avansa Nopol AB 1229 AJ dalam perjalan dari salatiga menuju Magelang. Longsoran menimpa sisi kiri mobilnya dan pohon pinus yang terbawa tanah bergeser menimpa atap kendaraan.

Dengan adanya kejadian tersebut, kapolsek meminta masyarakat, terutama pengendara kendaraan yang melintas di jalur Magelang-Salatiga lebih hati-hati. Terutama saat hujan lebat yang disertai angin. Karena jalur tersebut berkelok-kelok dan sering berkabut. Selain itu juga bahaya longsor. (dem/din/mg1)