BANTUL – Septiana Kholifah, 20, korban upaya percobaan pembunuhan ternyata sempat bertahan dengan berpegangan pada besi pembatas jembatan Kretek ketika didorong ke Sungai Oya Senin (29/1) lalu.

Remaja putri asal Dusun Gatak, Jotangan, Bayat, Klaten, Jawa Tengah ini juga mengaitkan kedua kakinya di salah satu besi lainnya agar dirinya tak terjatuh. Namun, upaya mahasiswa semester VI Universitas Sebelas Maret Surakarta ini gagal. Sebab, tersangka utama, Abdurrahman Ash Shiddiq, 20, berupaya melepaskan pegangan ke dua tangannya. Sementara pelaku lainnya, Yongki Ramadan, 20, melepaskan kaitan kedua kakinya. Tak pelak, Septiana pun terjatuh ke sungai.

Itulah salah satu dari sepuluh adegan yang diperagakan kedua tersangka dalam reka ulang di Mapolres Bantul, Kamis (22/2).

Pada adegan sebelumnya, kedua pelaku bersama korban berhenti di tengah jembatan. Ke tiganya dari arah Kota Jogja. Mereka kemudian ngobrol. Dengan posisi Septiana duduk di atas trotoar menghadap ke jalan. Abdurrahman berdiri di depannya. Sementara, Yongki duduk di atas sepeda motor. Setelah berbasa-basi, Abdurrahman lalu memegang lalu mengangkat kedua kaki Septiana agar jatuh ke sungai.

Kapolsek Kretek Kompol Leo Fasak menyebut sepuluh adegan yang diperagakan persis dengan keterangan kedua tersangka. Dari reka ulang ini juga diketahui otak upaya pembunuhan ini adalah Abdurrahman. Sementara Yongki hanya membantu. Kendati begitu, keduanya dijerat dengan Pasal 340 KUHP juncto Pasal 53. Dengan ancaman 20 tahun penjara.

“Upaya percobaan pembunuhan ini sudah direncanakan. Pelaku utama tidak mau bertanggung jawab atas kehamilan (korban),” bebernya.

Sementara itu, Afif Pajiwilogo selaku jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri Bantul mencatat ada beberapa hal memberatkan saat reka ulang. Antara lain, terencana dan kondisi korban dalam keadaan hamil tujuh bulan.

Sebagaimana diketahui, warga Dusun Gadingrejo, Donotirto, Kretek sekitar pukul 02.30 Senin (29/1) dini hari digegerkan dengan teriakan suara perempuan yang meminta pertolongan. Setelah ditelusuri ternyata ada seorang perempuan yang terendam di sungai persisnya di bawah Jembatan Kretek. Perempuan yang tengah mengandung tujuh bulan ini diduga sebagai korban upaya percobaan pembunuhan. (zam/ila/mg1)