Jika di Jakarta ada Indonesia Lawyers Club (ILC), di DIJ ada Jogjakarta Lawyers Football Club (JLFC). Bedanya, ILC merupakan acara di salah satu stasiun televisi swasta yang memiliki rating tinggi. Sedangkan JLFC tak ada kaitannya dengan ILC. Bentuk kegiatan anggotanya pun sangat berbeda. Namun, labelnya lumayan dikenal bagi masyarakat DIJ. Itulah wadah bagi para advokat untuk menyalurkan hobi bermain futsal. Anggotanya tak kurang 30 advokat.

Peluh menghinggapi puluhan advokat saat berlatih futsal di lapangan Futsal Gubux Seturan belum lama ini.

“Meski cuma sekadar cari keringat, kami tetap serius dalam berlatih,” ujar Presiden JLFC Bedi Setiawan Alfahmi saat berbincang dengan Radar Jogja. “Sebenarnya kami cukup tertarik dengan berbagai jenis olahraga,” lanjutnya.

Meski super sibuk, anggota JLFC selalu meluangkan waktu untuk latihan meski hanya sekali dalam seminggu. Biasanya pada Jumat malam. Selain advokat, tak sedikit calon advokat ikut tergabung sebagai anggota JLFC. “Sengaja kami pilih hari tidak di akhir pekan supaya yang datang latihan banyak,” ucap Bedi.

Meski tak memiliki teknik layaknya atlet, para advokat menunjukkan keseriusan mereka dalam futsal dengan mengikuti turnamen. JLFC akan mewakili advokat DIJ pada turnamen Futsal Peradi Pekanbaru Cup I di Riau pada 24-25 Februari mendatang.

JFLC, ujar Bedi, siap menerjunkan pemain terbaik untuk meraih hasil yang ditergetkan. “Target bawa pulang gelar juara,” tegasnya.

Demi bisa tampil maksimal pada turnamen tersebut, pelatih Ardhan Hisbulah sudah mempersiapkan skuad terbaik. Meski diakuinya kesiapan tim tak bisa seratus persen. Sebab, tak semua anggota JLFC ikut serta dalam turnamen itu. “Namanya advokat selalu ada kesibukan. Jadi yang saat itu bertugas tidak bisa mengikuti,” kata Ardhan.

JLFC hanya akan memberangkatkan 15 orang. Terdiri atas pemain, pelatih, dan tiga ofisial. “Kami yakin bisa meraih yang terbaik,” ucapnya mantap.

Bagi Ardhan, turnamen futsal tak sekadar sebagai sarana refreshing. Juga untuk mempererat silaturahmi sesama advokat dari berbagai daerah. Apalagi, di tengah kesibukan para advokat yang selama ini berkutat dengan masalah hukum. (yog/mg1)