(TWITTER PSS SLEMAN)

SLEMAN – Pemain baru terus berdatangan ke Maguwoharjo, markas PSS Sleman. Setelah eks PSMS Medan I Made Wirahadi merapat, PSS kedatangan eks Persebaya Surabaya Said Marjan dan mantan penggawa Barito Putera dan PSPS Pekanbaru Iksan Pratama. Namun status keduanya belum sama.

Jika Iksan yang berposisi gelandang disebut-sebut sudah sepakat secara lisan, namun belum dengan Said. Sebab eks PSIM Jogja itu berposisi bek sayap. Posisi yang sebetulnya dinilai pelatih Herry Kiswanto sudah aman. Sebelumnya Herkis mengatakan hanya memerlukan striker, gelandang serang dan sayap dengan tipikal kaki kiri. Karena itu, Said saat ini masih dalam masa percobaan.

“Said masih harus menunggu rekomendasi dari pelatih kepala. Kalau bagus dan sesuai kebutuhan baru ditindaklanjuti, negosiasi. Kalau Iksan sementara sudah deal, tinggal tanda tangan kontrak saja,” kata Manajer PSS Sismantoro, Jumat (23/2).

Meskipun demikian Said yang bisa dimainkan di sisi kiri bisa jadi opsi menempati posisi sayap. Sebab meskipun posisi aslinya bek kiri, namun dia juga kerap melakukan overlap. Hal itu yang juga kerap diperlihatkan ketika masih memperkuat PSIM Jogja. Dengan statusnya yang masih terikat dengan Persebaya Surabaya, manajemen PSS lebih dulu menjalin komunikasi dengan pihak Bajul Ijo jika akan dikontrak.

Jika Said nantinya betul-betul dikontrak PSS, akan menjadi reuni dengan koleganya Rangga Muslim yang lebih dulu direkrut. Keduanya hengkang dari PSIM Jogja pertengahan Liga 2 lalu untuk bersama-sama hijrah ke Persebaya Surabaya. Sayang, keduanya tidak mampu bersaing dengan pemain Green Force terutama di posisi sayap yang memiliki skuad mumpuni.

Di sisi lain, PSS terus memperkuat lapangan tengahnya yang dinilai masih belum maksimal. Terutama jika dibandingkan musim lalu dengan adanya Busari dan Dirga Lasut. Selain bisa menjaga ritme permainan, keduanya juga kreatif menciptakan peluang. Kondisi yang belum sepenuhnya bisa maksimal dilakoni Adi Nugroho dan Ilhamul Irhas. Meskipun keduanya sebetulnya tidak jelek-jelek amat.

Namun dengan rencana ada dua kompetisi yang akan dijalani PSS yakni Liga 2 dan Piala Indonesia, maka perlu kedalaman skuad yang kuat. “Kamitinggal mencari satu pemain lagi di posisi play maker. Sudah kami kantungi dan sudah komunikasi dengan pihak klub yang bersangkutan. Pembicaraan masih terus berlanjut karena kami bekerja keras mendapatkan pemain ini,” ungkap pria yang juga Lurah Candibinangun itu.

Sementara itu, pelatih memercayakan sepenuhnya perburuan pemain kepada manajemen. Herkis hanya memberikan kriteria dan memberikan masukan kepada manajemen. Tim pelatih terus fokus membenahi fisik dan menguatkan skema main Ahmad Hisyam Tolle dkk. “Kami melihat manajemen telah bekerja keras mencari pemain. Tentu kami paham kondisinya dan pelatih sekarang mempersiapkan tim semaksimal mungkin,” tuturnya. (riz/din/mg1)