GUNUNGKIDUL – Kepala dan perangkat desa di Gunungkidul tahun ini akan mendapatkan kenaikan gaji. Kenaikan penghasilan tetap tersebut menyesuaikan upah minimum kabupaten (UMK).

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakatdan Desa (DP3AKBPMD) Gunungkidul Sudjoko mengatakan kenaikan gaji untuk meningkatkan kesejahteraan.

“Besaran kenaikan gaji sudah dituangkan dalam Perbup 68/2017 tentang penghasilan tetap (siltap),” kata Sudjoko Jumat (23/2).

Kenaikan siltap sudah disosialisasikan kepada pemerintah desa. Selain itu, formulasi kenaikan juga sudah dituangkan dalam struktur Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) masing-masing desa.

“Selain mengacu pada UMK, kondisi sosial masyarakat dan beban kerja juga menjadi fakor yang memengaruhi penyesuaian siltap,” ujarnya.

Sudjoko berharap kenaikan gaji membantu meringankan beban perangkat dan kepala desa. Selain itu, kebijakan menaikkan siltap juga sebagai upaya memacu semangat memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kades Playen, Kecamatan Playen, Surahno mengatakan kenaikan gaji disesuaikan jabatan. Untuk kepala desa per bulan naik dari Rp 2.335.000 menjadi Rp 2.540.000.

“Namun kami belum bisa mencairkan siltap karena masih proses revisi APBDes sebagai syarat pencairan,” kata Suharno. (gun/iwa/mg1)