RADARJOGJA.CO.ID – Munculnya berbagai berbagai keluhan di masyarakat membuat Qnet Indonesia gerah. Kareanya, manajemen Qnet Indonesia bertekad menelusuri dan mengusut keluhan yang muncul di masyarakat. Bila nantinya menemukan bentuk-bentuk pelanggaran oleh anggotanya dalam menjalankan tugas, manajemen Qnet Indonesia berjanji mengambil tindakan tegas.
“Saya akan telusuri dan cek dengan teliti keluhan-keluhan tersebut. Kalau benar-benar orang-orang kita ada yang melanggar aturan dan merugikan masyarakat, saya tidak akan tinggal diam. Manajemen tidak akan memaafkan mereka,” janji CEO Qnet Indonesia Trevor Kuna, beberapa waktu lalu (23/02).
Trevor mengungkapkan, beberapa waktu lalu, muncul keluhan atas Qnet di berbagai daerah. Masyarakat yang direkrut oleh Independent Representative (IR) mengaku dirugikan dalam banyak hal. Mereka mengaku janji-janji perusahaan banyak yang tidak direalisasikan. Keluhan-keluhan ini, juga sudah menjadi perhatian pihak aparat keamanan.
Ia meneruskan, Qnet Indonesia memiliki konsep bisnis penjualan langsung secara global dan berbasis e-commerce yang fokus dalam pengembangan, pemasaran, dan distribusi berbagai produk gaya hidup eksklusif. Tidak hanya itu, Qnet Indonesia merupakan anggota APLI atau Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia, yakni asosiasi yang menaungi perusahaan-perusahaan penjualan langsung di Indonesia.
“Jadi, perusahaan-perusahaan yang masuk APLI adalah perusahaan yang terpercaya,” tegasnya.
Dalam menjalankan bisnisnya, Qnet Indonesia mengajarkan para anggota atau Independent Reprensentative (IR) untuk menjadi QNETPRO yang memiliki kekuatan untuk bisa mengedukasi orang dan membantu mereka untuk mengerti makna dari arti sebenarnya jaringan pemasaran dengan meluruskan opini masyarakat mengenai penjualan langsung. Pendidikan tersebut dilakukan melalui berbagai training dan seminar. Tujuannya memberikan pemahaman mengenai praktek bisnis Qnet.
Para calon IR dijelaskan soal keunggulan dan manfaat produk, serta sistem yang digunakan perusahaan. Selain itu, manajemen Qnet mewajibkan para IR menjadi IR yang profesional, kerja keras, dan jujur dalam melakukan kegiatan bisnis.
“Yang melanggar aturan, tentu kami tindaklanjuti. Tidak akan kita maafkan. Karena menyangkut citra perusahaan,” tegas Trevor.
Qnet merupakan perusahaan yang menerapkan sistem penjualan langsung melalui e-commerce. Perusahaan ini menyediakan rangkaian produk kecantikan dan kesehatan dari 100 lebih negara. Perusahaan ini juga memiliki lebih dari 25 kantor perwakilan dan agen di seluruh dunia, dan lebih dari 50 stockist, selain dari aktivitas bisnis lokal atau waralaba di beberapa negara.(hes)