MALANG – Langkah pertama menuju playoff dilalui Bima Perkasa Jogja dengan menaklukkan NSH Jakarta 74-58, Jumat (23/2). Dalam Indonesia Basketball League (IBL) seri Malang itu, Yanuar Priasmoro dkk bermain apik sekaligus membalas kekalahan di seri perdana lalu.

Kemenangan tersebut menjaga peluang BPJ lolos playoff masih ada. “Instruksinya jelas harus menang. Pertandingan yang cukup menarik dan menegangkan, ini ujian pertama dan jangan terlalu euforia karena besok (hari ini, Red) kami melawan tim yang cukup baik, Garuda Bandung,” kata Asisten Pelatih Moosa Permadi usai pertandingan.

Karena itu dia mengingatkan pemain tetap fokus dan terus bermain maksimal. Dalam laga kemarin Emilio Parks mencetak angka tertinggi, 27 points dan 11 rebounds. Catatan itu adalah double-double ke-11 pemain bernomor punggung 24 itu selama membela Bima Perkasa. Siang ini, Bima akan menghadapi salah satu pesaing yakni Garuda Bandung. Jika bisa menang, sementara Hangtuah kalah atas Pelita Jaya, Bima akan lolos ke playoff menemani Satria Muda dan Garuda.

Di awal laga NSH mengusung full court defense. Keputusan tim yang diarsiteki Wahyu Widayat Jati itu cukup tepat. Para pemain Bima kesulitan melakukan tekanan. Delapan menit kuarter pertama jalan, Bima pun tertinggal 8-2. Namun, Anthony McDonald, point guard asing Bima Perkasa sukses membawa tim bisa menyusul ketertinggalan lewat drive dan lemparan tiga angka lalu membuat Bima menutup kuarter dengan keunggulan 15-13.

Selanjutnya pada kuarter dua giliran Raoul Miguel Hadinoto yang mengistruksikan para pemainnya memulai laga dengan full court defense. Defense ketat ini sempat tak jalan menghapi Wendha Wijaya, point guard NSH yang bermain cukup baik. Sayang rekan-rekannya tidak merespon Wendha dengan baik yang mengakibatkan serangan di paint area macet. Bima menutup kuarter dengan keunggulan lima poin, 33-28.

Di kuarter ketiga Bima makin percaya diri menyerang. Hasilnya Emilio Parks pun membuat penonton bersorak lewat dunk-nya. Namun pertahanan mereka gampang ditembus Griffin dkk. NSH mencetak lebih banyak angka daripada Bima namun Yanuar dkk.masih mampu menjaga keunggulan 47-43. Kedua tim bermain ketat di kuarter terakhir. Bima mendapat keuntungan lantaran NSH sudah terkena team foul.

Penetrasi Anthony McDonald pun kerap melahirkan angka namun selisih skor yang tidak pernah kurang dari enam poin. Namun ketenangan para pemain Bima cukup mampu menahan kebangkitan NSH dan mengakhiri laga dengan 74-68 yang tepat diakhiri lewat dua poin kapten tim Yanuar Dwi Priasmoro. (riz/din/mg1)