KULONPROGO – Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jogjakarta mengajak Pemkab Kulonprogo melakukan respons cepat jika terjadi penebang ilegal, perburuan, kebakaran hutan atau konflik terkait satwa langka yang dilindungi. BKSD Jogja membuka layanan pengaduan dan siap melakukan pelayanan selama 24 jam.

Demikian disampaikan Kepala BKSDA DIJ Junita Parjanti usai bertemu Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo dalam forum Kamis pagi kemarin. “Call center BKSDA 08144449449, kami siap melayani setiap aduan,” kata Junita.

Hasto berharap BKSDA memiliki inovasi agar hutan tetap lestari. Namun juga tetap bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Hewan yang ada di hutan ditambah. Kemudian dipagar keliling, lingkungan dipercantik sehingga menjadi daya tarik wisatawan,” kata Hasto.

Menurut dia, kelestarian alam dan satwa harus dijaga. Sebab ada korelasi dengan upaya pengentasan kemiskinan.

Bagaimana caranya masyarakat sejahtera sehingga tidak menjarah hutan. Kulonprogo memiliki hutan di sekeliling Waduk Sermo dan memang masih perlu dirawat.

“Mari kita jaga bersama dan terus berinovasi bagaimana membuat hutan produktif yang mensejahterakan rakyat,” ujar kata Hasto. (tom/mg1)