PURWOREJO – Persiapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purworejo dalam menyongsong Pilgub Jawa Tengah 2018 mendapat perhatian anggoat Komisi X DPR RI Dapil Jawa Tengah VI Bambang Sutrisno. Secara khusus Bambang mendatangi kantor KPU Purworejo dan diterima langsung ketuanya Dulrokhim, anggota Akmaliyah, dan Kepala Sekretariat Cholidi, akhir pekan lalu.

“Ini merupakan kunjungan dalam rangkaian kegiatan reses ke daerah pemilihan. Saya ingin melihat persiapan KPU Purworejo dalam menghadapi Pilgub Jateng tahun ini,” ujar Bambang.

Memiliki 494 desa/kelurahan, Kabupaten Purworejo, menurut Bambang, menjadikan KPU harus bekerja cukup keras agar pelaksanaan pesta demokrasi itu bisa berjalan maksimal. Hanya saja, ia mempercayai nantinya pelaksanaannya akan berjalan baik mengingat KPU Purworejo sudah cukup teruji melakukannya.

Dalam kesempatan itu Bambang juga melakukan konsultasi mengenai regulasi baru terkait kepemiluan. Hal tersebut dilakukan agar dirinya sebagai salah kader Golkar paham aturan, sehingga tidak terjadi pelanggaran dalam realisasi di lapangan.

“Saya tidak ingin Golkar melakukan kesalahan pemilu khususnya di dapil saya. Dalam kesempatan ini saya juga ingin mendengar secara langsung dari para komisioner KPU terkait kendala-kendala yang dihadapi di lapangan,” kata Bambang.

Komisioner KPU Akmaliyah melaporkan, kendala yang saat ini dihadapi adalah minimnya personel staf di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Pasalnya, tenaga dukung di tingkat PPK hanya tiga personel, itu pun dari PNS.

“Memang kami diperkenankan merekrut staf non-PNS, namun hal itu tidak didukung dengan anggaran,” tandasnya. Akmaliyah berharap, masukan itu dapat diteruskan hingga pusat melalui DPR RI. Dirinya meyakini kendala itu juga dihadapi oleh KPU Kabupaten di seluruh penjuru tanah air. (udi/laz/mg1)