JOGJA – Pemkot Jogja mulai mengatur cara untuk memperpanjang umur jembatan layang Lempuyangan yang sudah berusia 30 tahun. Apalagi ada kemungkinan ditutupnya jalan di bawah jembatan layang. Untuk itu, taman yang berada di atas jembatan layang dibongkar supaya mengurangi beban jembatan.

“Ketika taman dihilangkan pasti juga akan mengurangi beban statisnya,” ujar Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Jogja Umi Akhsanti Minggu (25/2).

Pembongkaran tersebut juga untuk mempermudah perawatan jembatan. Terutama berupa pemberian suntikan beton dan pengecatan besi maupun badan jembatan guna mengantisipasi karat.

Untuk pembongkaran taman di sisi timur dan barat jembatan Lempuyangan dilakukan bertahap bersama petugas dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Jogja. Umi menambahkan, meski taman dibongkar, tidak terdapat penambahan lebar jalan di atas jembatan layang.

“Dulunya itu kan trotoar, terus dibuat taman. Trotoarnya masih, tidak dibongkar,” ungkapnya.

Sedangkan rencana penutupan jalan di bawah jembatan layang, masih dilakukan assessment bersama instansi terkait. Tapi pihaknya melakukan assessment untuk konstruksi jembatan yang dibangun 1988 lalu itu. “Hasilnya nanti untuk kajian bersama menentukan rekayasa jalan di sana,” tuturnya.

Sebelumnya Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi mengatakan, Pemkot Jogja mengusulkan membangun tambahan jembatan layang di sebelah jembatan layang Lempuyangan saat ini. Hal itu juga mengingat beban jembatan layang Lempuyangan yang tiap hari dipadati kendaraan, meski jalan di bawahnya belum ditutup. (pra/ila/mg1)