SLEMAN – Adu senjata tajam terjadi antara Sutikno Hadi,48, dan Daud K.Yunarta,34, Minggu (25/2) dini hari. Kejadian itu bermula ketika Daud menyatroni rumah Sutikno di Villa Turi, Kiringan, Donokerto, Turi, Sleman sekitar pukul 03.30. Duel berdarah itu menyebabkan Sutikno tertusuk pisau di bagian paha kiri. Sedangkan Daud mengalami luka bacok di kepala. Keduanya lantas sama-sama dibawa ke RSUD Sleman untuk perawatan medis. Usai dirawat, Daud langsung digelandang ke Mapolsek Turi.

“Daud belum sempat menggasak benda berharga milik korban (Sutikno, Red) karena kepergok duluan,” ungkap Kapolsek Turi AKP Rubiyanto. Karena panik, tersangka lantas menyerang korban menggunakan sangkur yang dia bawa. Itulah yang memicu terjadinya duel antara Daud dan Sutikno.

Rubiyanto menduga, tersangka sangat mengenal kondisi tempat tinggal korban. Apalagi jarak rumah tersangka di Gading Wetan, Donokerto, Turi, tak jauh dari tempat tinggal korban.

Berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik, Daud masuk ke kawasan Villa Turi dengan cara melompati pagar pembatas. Dia lantas menyelinap masuk ke rumah korban melalui pintu depan yang tak terkunci.

Afiati Fatimah,42, istri Sutikno, dan mertuanya, Wuryati,67, yang sedang tidur di kamar lain terbangun saat mendengar suara gaduh. Mendapati suaminya duel dengan tersangka, Afiati pun berteriak, hingga memancing kehadiran tetangga di rumah mereka.

“Istri korban berusaha membantu melawan pelaku dengan mengambil pedang yang ada di rumah. Akibat serangan ini, pelaku terluka di kepala sisi kiri,” jelas Kapolsek.

Dari tempat kejadian perkara polisi mengamankan barang bukti berupa sangkur, pisau dapur, pedang milik korban, dan sebuah ponsel. Atas kejadian tersebut dijerat pasal 365 Kitap Undang-Undang Hukum Pidana tentang Pencurian dengan Kekerasan. (dwi/yog/mg1)