KULONPROGO – New Yogyakarta International Airport (NYIA) memang belum jadi. Tapi sejumlah maskapai penerbangan sudah melakukan pendekatan kepada Pemkab Kulonprogo kemarin.

Bahkan PT Pertamina Depo Adistjipto dan PT Jasa Angkasa Semesta sudah bertemu Bupati Hasto Wardoyo belum lama ini. Maskapai Garuda, Citilink, Lion Air, Silk Air, Sriwijaya Air, Xpress Air dan Air Asia bertemu bupati kemarin.

Hasto didampingi Staf Ahli Bupati Bidang Kesra dan SDM, Kepala Disnakertrans, BKAD dan Kepala UPT BLK Dinas Tenaga Kerja Kulonprogo.

“Bagi pemkab, kerja sama dengan maskapai ini sangat berarti. Sehingga masyarakat Kulonprogo tidak hanya menjadi penonton,” kata Hasto.

Kerja sama pemkab dan maskapai itu untuk mempermudah akses warga ikut bergabung dengan maskapai yang bersangkutan.

Meski belum bicara teknis, sudah ada komitmen maskapai. Yakni tentang kepedulian mereka kepada masyarakat dan produk Kulonprogo.

“Komitmen mereka nanti kami uji. Pada 8 Maret 2018 ada penerimaan pramugari 26 orang. Apakah mereka bisa menyediakan tempat untuk job trining dan bekerja atau tidak? Kami akan uji keseriusan maskapai di situ,” kata Hasto.

Menurut dia, kerja sama dengan maskapai ini menjadi jawaban atas kegundahan warga terkait peluang kerja di bandara.

“Banyak peluang kerja di NYIA, dan itu menjadi harapan baru. Bahkan untuk lulusan SMP dan SMA sekalipun,” kata Hasto.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kulonprogo Eko Wisnu Wardhana mengatakan audensi tersebut membicarakan rencana kerja sama berbagai bidang.

Di antaranya dalam bidang promosi dan pemasaran produk khas daerah. Serta kemungkinan kerja sama dalam bidang ketenagakerjaan.

“Diharapkan NYIA dapat menyerap tenaga sebanyak-banyaknya. Meningkatkan taraf hidup warga,” kata Eko Wisnu. (tom/iwa/mg1)