GUNUNGKIDUL –Konsentrasi lomba desa di Karangtengah, Wonosari, Gunungkidul kemarin (11/4) mendadak buyar. Itu gara-gara ada warga memergoki dua orang berlainan jenis bertindak mesum di dalam rumah kosong.

Informasi yang dihimpunRadar Jogja, dua orang bukan pasangan suami istri itu diketahui bernama Andi Purnomo,37, dan Anggraini Wati, 27. Si pria warga Siraman, Wonosari. Sedangkan wanitanya tercatat sebagai warga Gari, Wonosari.

Warga yang terbakar emosi lantas berbondong-bondong mendatangi rumah kosong yang diketahui milik Sukiyo. Saat menggerebek rumah Sukiyo sempat terjadi kericuhan. Beruntung aparat kepolisian bertindak cepat mengambil alih situasi, sehingga pasangan mesum itu bisa diamankan dari amuk warga.

Peristiwa itu berawal saat Musanto, warga yang tinggal di dekat lokasi kejadian, curiga dengan seorang pria tak dikenal yang memarkir sepeda motor di depan rumahnya. Pria yang kemudian diketahui merupakan Andi Purnomo masuk ke dalam rumah Sukiyo. Tidak lama berselang datang Anggraini Wati menguntit dari belakang.

“Saya langsung berkomunikasi dengan warga lain dan melakukan pengecekan,” ungkap Musanto geram.

Kecurigaannya kian bertambah setelah mendapati ruang tamu rumah Sukiyo tidak ada orang. Musanto mengaku sangat terkejut saat mendapati dua Andi dan Wati sedang berhubungan layaknya suami istri di dalam kamar. “Langsung ditangkap warga. Mereka mengaku pasangan suami istri, tapi tidak ada bukti. Berbelit-belit,” kata Musanto.

Warga yang kesal menumpahkan kemarahan dengan meneriaki para pelaku. Sebagian penduduk lainnya berinisiatif menghubungi aparat kepolisian. Tidak lama berselang anggota polsek dan polres setempat berdatangan. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, kedua orang tersebut langsung diamankan ke kantor polisi terdekat. Belakangan diketahui bahwa Andi merupakan kenalan keluarga Sukiyo yang memang kerap bertamu sendirian. Baru kemarin dia sengaja datang lagi di rumah Sukiyo saat penghuninya tak ada.

Kapolsek Wonosari Kompol Sutama menyatakan masih mendalami kasus tersebut sambil menunggu laporan resmi dari masyarakat. “Yang penting kondusif dulu. Kami imbau warga tenang dan meredam emosi,” katanya.

Hingga sore kemarin belum ada laporan resmi mengenai kasus itu. Laporan tersebut dinilai penting sebagai tindak lanjut proses hukum atas pasangan mesum tersebut.(gun/yog/ong)