SLEMAN – Setelah nongol saat launching PSS Sleman beberapa waktu lalu, suporter menunggu-nunggu Cristian Gonzales bergabung dalam tim. Namun sepertinya keinginan tersebut belum dapat terwujud dalam waktu dekat. El Loco, demikian dia disapa, diketahui sedang berada di Bali bersama istri yang juga manajernya, Eva Gonzales.

Sebelumnya, Manajer Madura United Haruna Sumitro mengungkapkan kekecewaanya terkait perginya Gonzales ke Sleman yang disebut-sebut tidak menginformasikan kepada manajemen klub. Hal itu menurut Haruna termasuk dalam pelanggaran kontrak. Pihaknya akan mengikhlaskan selama memenuhi klausul pelepasan dari klub.

Terkait tudingan itu, Eva Gonzales membantah jika Gonzales mangkir dari tim. “Tentang isu kabur itu sama sekali tidak betul. Justru kalau sudah tidak dibutuhkan kenapa El Loco dihujat dan dipermasalahkan. Kalau ada tim yang lebih membutuhkan tenaga El Loco kenapa hidup tidak saling membantu ,” ujarnya seperti dikutip dari akun media sosial Instragram @eva _ellococg10.

Menurutnya pemain naturalisasi asal Uruguay itu telah mengharumkan nama Indonesia melalui Timnas Indonesia. Beberapa klub dan suporter sebelumnya juga masih respek dan selalu berpikiran positif. “Baru satu ini saja. Semoga niat menjatuhkan dan mencoreng nama El Loco tidak berhasil. Baru kali ini El Loco diperlakukan seperti ini,” imbuhnya.

Eva mengatakan, El Loco sudah puluhan tahun menggeluti dunia bola dengan banyak prestasi serta dicintai seluruh lapisan. “Apakah mas percaya El Loco gak menghargai kontrak ?” tuturnya.

PSS Sleman sebelumnya disebut-sebut sudah menjalin kesepakatan dengan eks PSM Makassar dan Persik Kediri. Gonzales digadang-gadang menjadi pemain ke-26 PSS dengan nomor punggung 10. Seperti ada dalam daftar susunan pemain PSS saat launching tim. Pihak manajemen kemudian menyerahkan kepada pemain untuk menyelesaikan administrasi dengan klub lama. (riz/din/ong)