JOGJA – Komite Olahraga Nasional Indonesia Daerah Istimewa Jogjakarta (KONI DIJ) bersiap menyambut Musyawarah Olahraga Daerah Luar Biasa (Musordalub) 2018. Kegiatan ini agenda utamanya adalah pemilihan Ketua Umum KONI DIJ definitif periode 2017-2021. Dijadwalkan Musodalub KONI DIJ dihelat 12 Mei mendatang.

Dalam kegiatan tersebut, sebelumnya terlebih dahulu diawali dengan tahap penerimaan berkas untuk pendaftaran Bakal Calon Ketua Umum KONI DIJ pada 18 April hingga 5 Mei. Dilanjutkan dengan tahap verifikasi pada 6 Me dan pengumuman bakal calon yang telah memenuhi syarat pada 7 Mei. “Pemberitahuan dan undangan Musordalub KONI DIJ ke masing-masing anggota sedang dalam proses pengiriman. Mengingat pada 18 April, pendaftaran bakal calon ketua umum KONI DIJ sudah mulai dibuka,” ujar Ketua Panitia Musordalub Maryanto, Selasa (17/4).

Syarat pendaftaran di antaranya mengisi berkas isian kelengkapan data dan mengumpulkannya kepada Tim Penjaringan dan Penyaringan Calon Ketua Umum KONI sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

Kelengkapan data tersebut meliputi berita acara pendaftaran, surat permohonan, surat pernyataan dukungan pencalonan, surat pernyataan kesediaan untuk dicalonkan, riwayat hidup singkat, surat pernyataan kesediaan menyampaikan visi dan misi, surat pernyataan kesediaan untuk berdomisili di DIJ, surat pernyataan bersedia mematuhi dan menjalankan AD/ART KONI Tahun 2017, hingga surat pernyataan kesediaan dan kesiapan waktu. “Untuk syarat itu juga didukung oleh sekurang-kurangnya 10 anggota KONI DIJ, yang dibuktikan dengan surat pernyataan dukungan pencalonan sebagai Calon Ketua Umum KONI DIJ,” jelasnya.

Kemudian melampirkan surat keterangan dokter dari puskesmas atau rumah sakit pemerintah yang membuktikan bahwa bakal calon mampu menjalankan tugas secara jasmani dan rohani. Tidak pernah dijatuhi pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum yang tetap, yang dibuktikan dengan surat keterangan catatan kepolisian. Serta tidak pernah menggunakan narkotika dan/atau bahan adiktif, yang dibuktikan dengan surat keterangan bebas narkoba dari puskesmas.

Adapun kriteria Calon Ketua Umum KONI berdasarkan ART KONI Pasal 27 Ayat (1). Yakni mempunyai kemampuan manajerial, pengabdian, dan waktu yang cukup untuk mengelola organisasi keolahragaan.

Memahami, konsekuen dan konsisten melaksanakan AD/ART KONI. Mampu menjadi pengayom dan pemersatu semua unsur masyarakat olahraga. Mempunyai visi yang luas dalam membina olahraga prestasi. Mampu menjalin kerja sama dengan badan-badan usaha dan instansi terkait untuk menunjang pembinaan olahraga prestasi. Serta mampu menggalang kerja sama dengan badan-badan keolahragaan tingkat regional dan dunia.

Untuk tata cara pendaftaran Bakal Calon Ketua Umum KONI, pendaftar mengumpulkan berkas isian kelengkapan data dan segala persyaratan ke bagian tata usaha KONI pada jam kerja. Yang kemudian akan mendapatkan salinan berita acara.”Berkas yang telah dimasukkan menjadi hak dari Tim Penjaringan dan Penyaringan, dan tidak dapat ditarik kembali,” urai pria yang juga merupakan wakil sekretaris umum II KONI DIJ ini.

Hasil verifikasi yang merupakan kewenangan dari Tim Penjaringan dan Penyaringan, dan tidak dapat diganggu gugat ini akan diumumkan pada 7 Mei pukul 12.00. (riz/din/mg1)